KBOBABEL.COM (BANGKA) – Jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bangka Belitung kembali dikabarkan mengamankan pasir timah dalam jumlah besar. Informasi yang beredar menyebutkan, sekitar 7 ton pasir timah berhasil diamankan di kawasan Pantai Rambak, Sungailiat, pada Senin (25/8/2025) lalu. Jumat (29/8/2025)
Dari informasi yang dihimpun, selain barang bukti berupa pasir timah, petugas juga mengamankan seorang terduga yang ikut diamankan dalam operasi tersebut. Hingga saat ini, pihak Lanal Babel belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan tersebut.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (29/8/2025), Komandan Lanal Bangka Belitung Kolonel Laut (P) Ipul Saepul, SE., M.Tr.Opsla., hanya membalas dengan sebuah stiker bergambar mantan Panglima ABRI, Jenderal Andika Perkasa, yang tengah mengangkat jari jempolnya.
Sebelumnya, Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, SE., M.M., CHRMP, sempat menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 Lanal Babel telah menggagalkan berbagai upaya penyelundupan timah. Totalnya mencapai 50 ton pasir timah yang diduga kuat akan diselundupkan ke luar negeri.
“Selama Januari sampai Agustus telah menggagalkan penyelundupan pasir timaj sebanyak 3 kali. Total pasir timah 50 ton. Dengan kerugian Rp15 miliar. Keberhasilan ini adalah sinergi erat antara TNI Angkatan Laut dan Bea Cukai. Untuk mencegah tindakan penyelundupan,” ungkap Denih Hendrata dalam keterangan pers serentak yang digelar di wilayah Koarmada III TNI AL dan diikuti sejumlah Pangkalan Angkatan Laut melalui video conference.
Lanal Babel sendiri sebelumnya telah menggelar press release di Gedung Balai Prajurit R.E Martadinata pada Kamis (14/8/2025). Dalam kegiatan tersebut, Komandan Lanal Bangka Belitung Kolonel Laut (P) Ipul Saepul memimpin langsung jalannya pemaparan keberhasilan operasi.
Menurut Ipul, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, pihaknya sudah tiga kali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pasir timah yang diduga kuat akan dikirimkan ke Malaysia.
“Dalam 3 bulan terakhir, Lanal Babel menggagalkan 3 kali penyelundupan pasir timah. Indikasi dikrimkan ke Malaysia. Penangkapan KM Indah Jaya di Pangkalbalam, pada Jumat 30 Mei 2025, ditemukan 41,194 ton pasir timah. Posis kapal kandas,” jelasnya.
Kemudian dalam operasi kedua, pihaknya berhasil mengamankan truk fuso bermuatan pasir timah yang rencananya akan dimuat ke dalam kapal di kawasan Pantai Jambosang.
“Yang ke 3 penemuan pasir 3 di nelayan 3, Senin 11 Agustus 2025. Didapatkan 80 karung dengan modus ditimbun di dalam tanah,” ungkap Ipul.
Dari catatan itu, total pasir timah yang berhasil diamankan sejak awal 2025 hingga pertengahan Agustus mencapai lebih dari 50 ton. Seluruhnya diamankan dalam operasi laut maupun darat yang melibatkan sinergi antara TNI AL dan aparat terkait.
Dengan adanya kabar terbaru soal pengamanan 7 ton pasir timah di Rambak, jumlah ini diyakini menambah catatan panjang Lanal Babel dalam memberantas praktik penyelundupan sumber daya alam yang menjadi komoditas utama di Bangka Belitung.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, pihak Lanal Babel belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi penangkapan maupun identitas terduga yang diamankan bersama barang bukti di Rambak. Publik pun menanti kejelasan lebih lanjut dari aparat mengenai pengungkapan kasus ini. (Sumber: Timelines.id, Editor: KBO Babel)