Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jaksa Bongkar Operasi Media di Sidang Tipikor, Upaya Penggiringan Opini Terungkap

Jaksa Bongkar Operasi Media di Sidang Tipikor, Upaya Penggiringan Opini Terungkap

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (Jakarta) — Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap rangkaian skenario operasi media dan upaya penggiringan opini publik yang diduga dilakukan untuk mempengaruhi jalannya proses hukum dalam sejumlah perkara besar, di antaranya kasus timah, impor gula, dan ekspor crude palm oil (CPO). Pengungkapan tersebut disampaikan dalam sidang perkara dugaan tindak pidana perintangan penyidikan atau obstruction of justice yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2026). Selasa (13/1/2026)

Dalam perkara ini, tiga terdakwa dihadapkan ke persidangan, yakni Junaedi Saibih, Tian Bahtiar, dan M. Adhiya Muzakki. JPU menghadirkan empat orang saksi, yaitu Prof. Sudarsono Soedomo, Adam Marcos, Elly Gustina Rebuin, dan Andi Kusuma, untuk mengungkap dugaan adanya upaya sistematis dalam mempengaruhi opini publik dan proses peradilan.

JPU menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan para saksi, ditemukan adanya pola terstruktur yang dirancang untuk membangun narasi tertentu melalui pemberitaan media. Operasi media tersebut ditujukan agar berita yang dihasilkan bersifat sepihak, viral, dan mampu mempengaruhi persepsi masyarakat luas, termasuk hakim yang menangani perkara-perkara tersebut.

“Dari keterangan saksi-saksi, terlihat adanya skema yang tidak berdiri sendiri, melainkan dirancang secara sistematis dan berkesinambungan,” ungkap JPU dalam persidangan.

Salah satu temuan penting yang diungkap JPU adalah adanya grup khusus di aplikasi Signal yang dibuat untuk membahas dan mengendalikan narasi pemberitaan terkait kasus timah. Grup tersebut diduga diinisiasi oleh Marsela dan diikuti oleh para pihak yang terlibat dalam perkara. Grup ini digunakan untuk mengumpulkan tautan pemberitaan, menyusun strategi komunikasi, serta merencanakan langkah-langkah yang dinilai bertujuan mempengaruhi pandangan publik dan hakim.

Selain itu, JPU menyoroti penyelenggaraan sebuah seminar yang digelar melalui Jakarta Justice Forum, yang digagas oleh terdakwa Junaedi Saibih. Menurut JPU, seminar tersebut merupakan bagian dari rangkaian perintangan penyidikan karena menghadirkan ahli-ahli yang dinilai tidak berimbang dan cenderung memberikan pandangan yang menguntungkan satu pihak tertentu, yakni Marsela.

“Seminar tersebut tidak diselenggarakan dalam rangka diskursus akademik yang objektif, melainkan sebagai bagian dari upaya membangun opini dan legitimasi publik terhadap versi tertentu dari perkara,” ujar JPU di hadapan majelis hakim.

Dalam persidangan juga terungkap adanya aliran dana kepada salah satu saksi bernama Eli Edwin. JPU mengungkapkan bahwa saksi tersebut menerima pembayaran sebesar Rp205.000.000. Dana itu diduga berasal dari klien-klien yang didampingi melalui mekanisme tertentu dan disalurkan melalui bendahara ALF. Pembayaran tersebut diduga berkaitan dengan keterlibatan saksi dalam rangkaian kegiatan yang bertujuan mendukung narasi tertentu dalam perkara yang sedang berjalan.

Tak hanya itu, JPU juga mengungkap adanya upaya untuk mendiskreditkan saksi ahli yang diajukan oleh JPU dalam persidangan sebelumnya. Upaya tersebut dilakukan melalui pelaporan hukum terhadap saksi ahli, yang dinilai sebagai bagian dari strategi untuk melemahkan pembuktian jaksa di persidangan.

Menurut JPU, seluruh tindakan para terdakwa tidak dapat dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri. Sebaliknya, perbuatan tersebut merupakan satu rangkaian utuh yang mencakup operasi media, penyelenggaraan seminar, pengelolaan opini publik, hingga aksi demonstrasi. Semua rangkaian itu diduga bertujuan untuk mempengaruhi hasil perkara agar sesuai dengan kepentingan pihak tertentu.

“Fakta-fakta persidangan menunjukkan adanya skema yang dikembangkan untuk mempengaruhi putusan hakim melalui pemberitaan satu pihak dan berbagai kegiatan non-hukum lainnya,” kata JPU Andi Setyawan kepada wartawan usai persidangan.

Ia menegaskan bahwa perbuatan-perbuatan tersebut berpotensi merusak independensi peradilan dan mencederai prinsip penegakan hukum yang adil dan objektif. Oleh karena itu, JPU menilai perkara dugaan obstruction of justice ini memiliki dampak serius terhadap sistem hukum secara keseluruhan.

Persidangan perkara ini akan dilanjutkan pada jadwal berikutnya dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi tambahan serta penyampaian alat bukti lainnya oleh Jaksa Penuntut Umum. JPU memastikan akan terus mengungkap seluruh rangkaian perbuatan yang diduga menghambat proses penegakan hukum di Indonesia. (Sumber : Babelpos.id, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT TIMAH Gelar Layanan Kesehatan Gratis, 109 Warga Air Rayak Jalani Pemeriksaan

    PT TIMAH Gelar Layanan Kesehatan Gratis, 109 Warga Air Rayak Jalani Pemeriksaan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BELITUNG) — Akses layanan kesehatan yang lebih dekat kembali dirasakan masyarakat Desa Air Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, melalui pelayanan kesehatan gratis yang dihadirkan PT TIMAH (Persero) Tbk pada Sabtu (12/9/2026). Sebanyak 109 warga memanfaatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis tersebut. Senin (14/9/2026) Pelayanan kesehatan PT TIMAH ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk […]

  • Cegah Tindak Pidana, Personel Polsek Simpang Katis Gencarkan Patroli Kamtibmas

    Cegah Tindak Pidana, Personel Polsek Simpang Katis Gencarkan Patroli Kamtibmas

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Rafly Ismail
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Simpang Katis melaksanakan patroli rutin sabhara dan patroli siaga reserse di seputaran wilayah hukum Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (26/10/2026). Kegiatan patroli tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana serta […]

  • Warga Babel Kecewa Konflik Gubernur-Wagub: “Jangan Pertontonkan Kebodohan pada Masyarakat”

    Warga Babel Kecewa Konflik Gubernur-Wagub: “Jangan Pertontonkan Kebodohan pada Masyarakat”

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Konflik yang mencuat antara Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani dan Wakil Gubernur Hellyana menuai reaksi keras dari masyarakat. Warga menilai retaknya hubungan dua pucuk pimpinan daerah itu memalukan dan berpotensi menghambat program pembangunan yang saat ini sangat dibutuhkan. Selasa (15/7/2025) Irianto Tahor, warga Gabek sekaligus mantan anggota DPRD Pangkalpinang, menyatakan […]

  • DPC GTI Buleleng Bali Berbagi Informasi Masyarakat Desa Tianyar Kec.Kubu Kab. Karangasem

    DPC GTI Buleleng Bali Berbagi Informasi Masyarakat Desa Tianyar Kec.Kubu Kab. Karangasem

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Karangasem) – Bitvonline Sekretariat DPC Garda Tipikor Indonesia Buleleng Bali, berkenaan dengan pengaduan masyarakat dapat kami menerangkan berdasarkan fakta, data dan keterangan saksi – saksi bahwa sebidang atas tanah yang dikuasai oleh masyarakat sejak sebelum dari Tahun 1960-an secara turun-temurun sampai saat ini dikuasai dan digarap serta bertempat tinggal bersama keluarga dibidang tanah […]

  • ANTREAN PANJANG DI SPBU BEROK KOBA, WARGA PERTANYAKAN PENYEBABNYA

    ANTREAN PANJANG DI SPBU BEROK KOBA, WARGA PERTANYAKAN PENYEBABNYA

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Koba, Bangka Tengah) – Antrean kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular di SPBU Berok, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, pada Selasa (7/7/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Pemandangan tersebut menarik perhatian masyarakat karena antrean tampak lebih panjang dibandingkan hari-hari biasa. Senin (7/7/2026) Berdasarkan pantauan langsung tim awak media KBO Babel di […]

  • PLTN dan Bukti Bahwa Nuklir Bisa Bersahabat dengan Alam

    PLTN dan Bukti Bahwa Nuklir Bisa Bersahabat dengan Alam

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM – Ketika kata nuklir disebut, banyak orang masih membayangkan ledakan, bahaya radiasi, dan bencana lingkungan. Padahal, di balik citra kelam itu, tersimpan potensi energi yang paling bersih, efisien, dan berkelanjutan yang pernah diciptakan manusia. Kini, Indonesia tengah membuktikan hal itu secara nyata — lewat rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Pulau […]

expand_less