KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Misteri keberadaan sesosok mayat laki-laki yang sebelumnya dilaporkan mengapung di perairan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, akhirnya menemukan titik terang. Jasad tersebut dilaporkan ditemukan kembali di wilayah perairan Kabupaten Bangka Selatan pada Kamis, 12 Februari 2026. Jum’at (13/2/2026)
Informasi penemuan ini dibenarkan oleh Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan laporan awal, terdapat kemiripan ciri-ciri antara jasad yang ditemukan di Bangka Selatan dengan mayat yang sebelumnya dilaporkan terlihat di perairan Mentok.
“Mayat yang kemarin itu ditemukan di Kabupaten Bangka Selatan,” ujar Pradana saat dikonfirmasi, Kamis petang.
Menurutnya, salah satu indikator kuat yang mengarah pada dugaan bahwa jasad tersebut adalah sosok yang sama terlihat dari pakaian yang dikenakan korban. Saat pertama kali dilaporkan oleh nelayan di Mentok, korban diketahui mengenakan baju wearpack berwarna biru.
“Kelihatannya ada kemiripan ciri-ciri kalau dilihat dari baju wearpack-nya. Tapi untuk kepastiannya, langsung saja ke Polres Bangka Selatan,” tambah Pradana.
Laporan awal mengenai keberadaan mayat tersebut bermula dari informasi seorang nelayan yang sedang melaut di perairan Mentok pada Senin, 9 Februari 2026. Nelayan itu melihat sesosok tubuh laki-laki mengapung di tengah laut dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan bersama Satpolairud Polres Bangka Barat melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi penemuan awal. Upaya pencarian dilakukan selama beberapa hari dengan menyisir perairan dan mengikuti arah arus laut.
Namun, proses pencarian tidak berjalan mulus. Cuaca ekstrem yang melanda perairan Bangka Barat dalam beberapa hari terakhir menjadi kendala utama. Gelombang tinggi dan angin kencang menyebabkan jasad yang sempat terlihat tersebut hilang dari pantauan tim pencari.
Diduga kuat, jasad terbawa arus laut hingga akhirnya ditemukan cukup jauh dari titik awal laporan, yakni di wilayah perairan Kabupaten Bangka Selatan. Jarak antara Mentok dan Bangka Selatan yang cukup jauh memperkuat dugaan bahwa pergerakan arus laut memindahkan jasad tersebut.
Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui. Aparat kepolisian di Bangka Selatan tengah melakukan proses evakuasi dan pemeriksaan awal terhadap jasad untuk memastikan kecocokan ciri-ciri dengan laporan sebelumnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga akan melakukan pendalaman lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. Proses identifikasi kemungkinan melibatkan pemeriksaan forensik serta koordinasi dengan keluarga atau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dalam beberapa hari terakhir.
Kapolres Bangka Barat menyatakan pihaknya tetap berkoordinasi dengan Polres Bangka Selatan untuk memastikan apakah jasad tersebut benar merupakan mayat yang sempat dilaporkan di Mentok.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat mengingat proses pencarian yang sempat terhenti akibat cuaca buruk. Aparat mengimbau warga, khususnya nelayan dan pengguna jalur laut, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan, terutama ketika kondisi cuaca tidak bersahabat.
Penyelidikan masih terus berlangsung. Kepolisian berharap identitas korban segera terungkap agar pihak keluarga dapat memperoleh kepastian, sekaligus membuka jalan untuk mengungkap penyebab kematian pria berbaju wearpack biru tersebut. (Sumber : wowbabel.com, Editor : KBO Babel)










