Lewat Program TJSL, PT TIMAH Perkuat Pendidikan Pesantren dan Pembentukan Karakter Santri
- account_circle Sandy
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda. Mendukung peran tersebut, PT TIMAH (Persero) Tbk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan keagamaan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Senin (26/10/2026)
Dukungan PT TIMAH ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung pesantren dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menunjang pembentukan karakter generasi muda khususnya para santri.
Melalui program TJSL, PT TIMAH memberikan dukungan bagi sejumlah pesantren di wilayah operasional perusahaan. Bantuan tersebut di antaranya berupa dana pembangunan asrama santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Mansyur di Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, serta dukungan pembangunan dan kelengkapan sarana belajar Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.
Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Mansyur telah berdiri sejak 2011 dan berkembang dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) menjadi lembaga pendidikan yang memiliki sejumlah jenjang, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah pertama. Pesantren ini juga telah melahirkan ratusan penghafal Al-Qur’an di Bangka Belitung.
Ketua Yayasan Al-Mansyur, Ali Mutakin, mengatakan pengembangan fasilitas pendidikan menjadi bagian penting untuk mendukung pertumbuhan pesantren dan memperluas kesempatan santri memperoleh pendidikan.
Menurutnya, keterbatasan biaya masih menjadi salah satu tantangan masyarakat dalam mengakses pendidikan. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, dibutuhkan agar lembaga pendidikan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak peserta didik.
“Dalam telaah saya, tingginya angka putus sekolah bukan semata-mata karena minat anak-anak untuk belajar yang rendah, tetapi juga karena aksesibilitas dan keterbatasan biaya. Kami sendiri konsisten memberikan beasiswa kepada 20 hafidz dan hafidzah setiap tahun,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Ia mengapresiasi dukungan PT TIMAH yang telah membantu pengembangan fasilitas pendidikan di pesantrennya. Sebelumnya, yayasan tersebut juga pernah menerima bantuan perusahaan untuk pembangunan SDIT Al-Mansyur pada 2017.
Dukungan serupa juga diberikan kepada Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung. Bantuan yang disalurkan pada 2026 ditujukan untuk mendukung pembangunan dan kelengkapan ruang belajar agar kegiatan pendidikan formal dan tahfiz Al-Qur’an dapat berlangsung lebih optimal.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Permata Belitung, Nur Khotim, mengatakan pesantren yang berada di Jalan Permata 2, Gang Berlian, Air Merbau, Tanjungpandan, tersebut memiliki sekitar 45 santri. Selain pendidikan formal, pesantren juga menyelenggarakan kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an pada sore hari.
Ia menjelaskan, ketersediaan ruang kelas yang memadai menjadi salah satu kebutuhan utama untuk menunjang kegiatan belajar dan pembinaan santri. Dukungan perusahaan diharapkan dapat membantu pesantren melengkapi fasilitas yang diperlukan sekaligus membuka kesempatan bagi lebih banyak anak untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an di daerahnya sendiri.
“Tujuan kami mendirikan pesantren tahfiz ini supaya ada penerus-penerus penghafal Al-Qur’an. Anak-anak di sekitar sini juga punya tempat untuk belajar tahfiz Al-Qur’an tanpa harus keluar daerah,” tuturnya.
Selain mendukung pembangunan fasilitas belajar dan tempat tinggal santri, PT TIMAH juga berkontribusi dalam penyediaan sarana pendukung kegiatan pendidikan keagamaan.
Salah satunya melalui bantuan pembangunan masjid di Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Madinatunnajah, Yayasan Khodijah Center Madani, Kota Pangkalpinang.
Masjid tersebut direncanakan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang untuk mendukung pembelajaran dan pembinaan karakter santri.
Ketua Yayasan Khodijah Center Madani, Samiah, mengatakan saat ini pesantrennya memiliki 73 santriwati, sementara kegiatan TPA pada sore hari diikuti sekitar 100 anak.
Ia mengapresiasi dukungan PT TIMAH dalam membantu pengembangan fasilitas pendidikan dan keagamaan tersebut. Bantuan perusahaan diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan masjid sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh para santri dan masyarakat sekitar.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, PT TIMAH juga mendukung peningkatan pengetahuan dan kompetensi santri melalui kegiatan edukasi. Salah satunya diwujudkan melalui edukasi keselamatan dan pengenalan penanganan kebakaran bagi santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Furqan, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Kegiatan yang dilaksanakan bersama PT TIMAH Division Kundur Area pada Masa Pengenalan Lingkungan Pondok (MPLP) Tahun Ajaran 2026/2027 tersebut memberikan pengetahuan dasar mengenai potensi bahaya kebakaran, pengenalan alat pemadam api, serta langkah penanganan keadaan darurat secara tepat dan aman.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Furqan, H. Choirur Rosid, mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai keselamatan perlu diberikan sejak dini agar para santri mampu mengenali risiko dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)
- Penulis: Sandy
- Editor: Putri
- Sumber: https://timah.com/berita/post/dukung-pendidikan-pesantren-dan-karakter-santri-pt-timah-hadir-melalui-program-tjsl.html





Saat ini belum ada komentar