KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — Gelaran Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Gelora, Kecamatan Mentok, Selasa (21/10/2025), disambut antusias oleh warga. Kegiatan yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bangka Barat dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-45 ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membeli berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.
Salah satu warga, Ibu Katemi (60), warga Menara Air, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia datang sejak pagi untuk berbelanja sejumlah kebutuhan dapur di lapak-lapak yang disediakan.
“Beli bawang merah, tomat, minyak, terigu, sama cabe. Di sini harganya lebih murah, alhamdulillah, membantu masyarakat,” ujar Katemi saat ditemui usai berbelanja.
Menurutnya, harga bahan pokok di GPM jauh lebih terjangkau dibandingkan di pasar tradisional. Ia menyebut selisih harga yang cukup signifikan membuat pengeluarannya berkurang hingga puluhan ribu rupiah.
“Ini contohnya cabe, di pasar katanya lagi Rp70 ribu sekarang, di sini cuma Rp46 ribu. Jadi lumayan hemat. Bawang merah juga lebih murah di sini,” ungkapnya dengan senyum puas.
Bagi Katemi dan banyak warga lainnya, kegiatan seperti GPM sangat membantu, terutama di tengah naiknya harga beberapa komoditas pangan di pasaran. Dengan harga yang lebih rendah, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa harus khawatir akan lonjakan harga.
Pelaksanaan GPM di Mentok kali ini juga menggandeng berbagai pihak seperti Perum Bulog, distributor minyak goreng, pelaku UMKM lokal, dan kelompok tani. Sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, cabai, bawang, telur, hingga tepung dijual di bawah harga pasaran.
Kepala DKPP Bangka Barat, Yudi Pratama, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Bangka Barat.
“Tujuan utama GPM adalah membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menekan inflasi daerah. Selain itu, kegiatan ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka,” terang Yudi.
Ia menambahkan, ke depan GPM akan terus digelar di beberapa kecamatan lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat membeli kebutuhan dengan harga murah, tapi juga memperkuat ketahanan pangan di Bangka Barat,” tambahnya.
Dengan antusiasme warga yang tinggi dan dukungan lintas sektor, kegiatan GPM di Mentok terbukti tidak hanya menjadi ajang memperingati Hari Pangan Sedunia, tetapi juga solusi nyata bagi masyarakat dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok di pasaran. (Yopi Herwindo/KBO Babel)










