KBOBABEL.COM (BELINYU) — Program Mudik Gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi membawa kebahagiaan bagi banyak perantau asal daerah tersebut. Salah satunya dirasakan oleh Siti, seorang ibu rumah tangga asal Desa Kurau, Kabupaten Bangka Tengah, yang akhirnya dapat kembali ke kampung halamannya setelah 11 tahun tidak pulang. Selasa (17/3/2026)
Siti yang selama ini tinggal dan bekerja di Jakarta mengaku sangat bersyukur karena dapat mengikuti program mudik gratis yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut. Program ini memungkinkan dirinya kembali bertemu keluarga tanpa harus terbebani biaya perjalanan yang selama ini menjadi kendala utama.
Perempuan paruh baya itu bersama ribuan perantau lainnya tiba di Pelabuhan Tanjung Gudang, Belinyu, Kabupaten Bangka, Senin (16/3/2026). Mereka diangkut menggunakan KRI Semarang-594, kapal perang milik TNI Angkatan Laut yang digunakan untuk mengangkut para pemudik dari Jakarta menuju Bangka Belitung.
Begitu turun dari kapal, wajah Siti tampak sumringah. Rasa haru bercampur bahagia terlihat jelas karena penantian panjang untuk kembali ke kampung halaman akhirnya terwujud.
“Saya sudah sebelas tahun tidak pulang ke kampung halaman, Pak, karena faktor biaya. Nah, tahun ini ada program mudik gratis yang diadakan oleh TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan Pemprov Babel, dan saya bisa ikut program ini,” ujar Siti dengan mata berkaca-kaca.
Ia mengaku selama bertahun-tahun hanya bisa menahan rindu kepada keluarga di kampung halaman karena biaya perjalanan yang cukup besar. Dengan adanya program mudik gratis tersebut, ia akhirnya memiliki kesempatan untuk pulang dan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga tercinta.
Kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh para pemudik lainnya, termasuk Rizky, seorang mahasiswa asal Bangka Belitung yang tengah menempuh pendidikan di Jakarta. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis tersebut.
“Alhamdulillah saya sangat senang adanya perhatian pemerintah daerah yang ingin membantu masyarakat perantau dengan mudik gratis ini. Semoga tahun berikutnya selalu diadakan program seperti ini,” ujar Rizky.
Menurutnya, program ini tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para perantau untuk kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman saat momen Lebaran.
Kedatangan para pemudik di Pelabuhan Belinyu juga disambut langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani. Ia hadir bersama sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menyambut para perantau yang pulang kampung.
Turut mendampingi dalam penyambutan tersebut di antaranya Bupati Bangka, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bangka Belitung, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Bangka Belitung, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan pemerintah provinsi.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan ucapan selamat datang kepada para pemudik yang akhirnya bisa kembali ke tanah kelahiran mereka.
“Selamat datang sepradek-sepradek. Kalian bisa pulang ke kampung halaman karena telah dibantu oleh TNI AL bersama jajarannya. Selamat berlebaran bersama keluarga di Bangka Belitung,” ujar Hidayat Arsani saat menyambut pemudik.
Ia juga berharap program mudik gratis ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat perantau yang terbantu untuk pulang kampung.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat Bangka Belitung yang merantau di berbagai daerah, terutama mereka yang memiliki keterbatasan biaya untuk perjalanan pulang.
Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI AL Bangka Belitung, Kolonel Marinir Yulindo, menjelaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap masyarakat.
Ia mengatakan, program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara TNI Angkatan Laut dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk membantu masyarakat perantau yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Alhamdulillah TNI AL ingin membantu masyarakat yang ingin pulang kampung halaman untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Semoga kegiatan seperti ini bisa meringankan beban masyarakat,” ujarnya.
Dalam program mudik gratis tahun ini, tercatat sebanyak 1.349 orang pemudik difasilitasi untuk pulang ke Bangka Belitung. Mereka diberangkatkan dari Jakarta menggunakan KRI Semarang-594 dengan tujuan Pulau Bangka dan Pulau Belitung.
Selain transportasi laut gratis, para pemudik juga mendapatkan berbagai fasilitas selama perjalanan, sehingga mereka dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Program ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang, karena selain membantu masyarakat secara ekonomi, juga memberikan kebahagiaan bagi para perantau yang akhirnya dapat kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman saat momen Lebaran. (Sandy Batman/KBO Babel)











