KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Desk Koordinasi Pilkada Serentak memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ulang di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berjalan aman, lancar, serta kondusif. Kamis (28/8/2025)
Desk ini dibentuk untuk memantau seluruh jalannya tahapan pemungutan suara ulang sesuai arahan Menko Polhukam Jenderal Pol (Purn.) Budi Gunawan. Aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri turut dikerahkan secara penuh di seluruh titik pemungutan suara untuk menjamin stabilitas keamanan di lapangan.
Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam, Mayjen TNI Heri Wiranto, yang juga bertugas sebagai Ketua Desk Koordinasi Pilkada Serentak, menegaskan komitmen pemerintah menjaga situasi politik tetap aman dan tertib.
“Unsur keamanan bersama TNI dan Polri terus menjaga situasi tetap kondusif sebelum Pilkada Ulang. Upaya ini dilakukan agar seluruh tahapan pemilihan berlangsung aman, tertib, dan lancar,” jelasnya kepada awak media di Pangkalpinang, Rabu (27/8/2025).
Desk Pilkada Serentak melakukan pemantauan langsung di 315 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 7 kecamatan dan 42 kelurahan di Pangkalpinang. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pilkada Ulang ini mencapai 169.016 orang, terdiri atas 83.704 pemilih laki-laki dan 85.312 pemilih perempuan.
Selain patroli dan penjagaan reguler, pengamanan juga difokuskan pada beberapa lokasi yang sebelumnya telah dipetakan sebagai daerah rawan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan baik berupa gesekan antarpendukung maupun gangguan ketertiban umum lainnya.
“Pengamanan juga difokuskan pada titik-titik yang dipetakan sebagai daerah rawan, untuk mengantisipasi potensi gangguan selama proses pemungutan suara,” tambah Heri Wiranto.
Menurutnya, kerja sama dan sinergi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan Pilkada Ulang. Koordinasi intensif dijalankan bersama Pemerintah Daerah, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), hingga aparat keamanan dari TNI dan Polri.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, respons masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkada Ulang dinilai positif. Antusiasme warga di sejumlah TPS cukup tinggi, meski sempat ada kekhawatiran mengenai potensi penurunan partisipasi akibat pelaksanaan ulang.
Hasil pemantauan terhadap sentimen masyarakat menunjukkan respons publik cenderung positif. Ditargetkan partisipasi masyarakat mencapai lebih dari 60%.
Ia menambahkan, animo pemilih Bangka Belitung, khususnya di Pangkalpinang, menunjukkan tren menggembirakan. Partisipasi aktif warga menjadi indikator penting dalam menjaga legitimasi pemimpin daerah yang terpilih.
“Animo masyarakat Bangka cukup tinggi. Kami berharap pada pemungutan suara 27 Agustus ini partisipasi dapat melebihi target dan menentukan pemimpin baru di Pangkalpinang,” tutupnya.
Secara umum, suasana di lapangan terpantau kondusif. Aparat gabungan yang bersiaga sejak dini hari hingga penutupan TPS bekerja sesuai prosedur. Tidak hanya menjaga keamanan, aparat juga membantu memastikan kelancaran proses logistik, mulai dari distribusi surat suara hingga pengawalan kotak suara setelah pemungutan.
Desk Koordinasi Pilkada Serentak menegaskan, pihaknya akan terus memantau hingga seluruh tahapan Pilkada Ulang selesai, termasuk proses penghitungan suara, rekapitulasi, hingga penetapan pasangan calon terpilih. Dengan komunikasi yang terus dijaga antara semua pihak terkait, pemerintah berharap momentum demokrasi di Pangkalpinang dapat berlangsung damai serta memberikan hasil yang legitimate bagi masyarakat. (Sumber: Humas Kemenko Polkam RI, Editor: KBO Babel)