KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) memperkuat upaya reformasi birokrasi melalui pembangunan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto, menegaskan bahwa pengembangan manajemen talenta ASN merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme birokrasi di Babel. Rabu (18/3/2026)
Pernyataan tersebut disampaikan Pj Sekda Fery dalam kegiatan praekspos manajemen talenta ASN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang digelar di Ruang Vidcon Kantor Gubernur, Pangkalpinang, Senin (17/3/2026). Kegiatan ini dilakukan secara hybrid dengan dukungan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Zoom Meeting.
Dalam praekspos tersebut, Fery memaparkan berbagai implementasi manajemen talenta yang telah dilakukan Pemprov Babel, sekaligus menekankan kesesuaian sistem yang diterapkan dengan kebijakan nasional pengelolaan ASN. Menurutnya, manajemen talenta menjadi instrumen penting dalam reformasi birokrasi untuk membangun ASN yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
“Hari ini kita melaksanakan tahapan praekspos atas apa yang sudah kita laksanakan dalam proses manajemen talenta di Babel. Alhamdulillah, sebagian besar kualifikasi standar teknis sudah kita laksanakan,” ujar Fery usai mengikuti kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa sistem manajemen talenta dirancang untuk memastikan penempatan, pengembangan, dan promosi ASN dilakukan secara objektif dan terukur. Penilaian berbasis kompetensi serta kinerja menjadi acuan utama, sehingga seluruh ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai kapasitas dan prestasinya.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan birokrasi yang adaptif dan akuntabel, sehingga siap menghadapi tantangan pembangunan daerah ke depan. Selain itu, manajemen talenta juga menjadi sarana untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kinerja ASN, serta mendorong inovasi di setiap unit kerja.
Kegiatan praekspos ini merupakan bagian dari tahapan persiapan sebelum pelaksanaan ekspos resmi manajemen talenta. Tahapan praekspos bertujuan memastikan seluruh implementasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus memberikan kesempatan bagi Pemprov Babel untuk meninjau kembali strategi dan mekanisme manajemen talenta yang diterapkan.
Fery optimistis pembangunan manajemen talenta ASN di Babel akan semakin matang dengan dukungan berbagai pihak. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi dengan BKN dan instansi terkait menjadi kunci keberhasilan implementasi sistem ini. Program manajemen talenta diharapkan tidak hanya meningkatkan profesionalisme ASN, tetapi juga mendorong terciptanya birokrasi yang inovatif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, penerapan manajemen talenta ASN juga sejalan dengan misi reformasi birokrasi yang menekankan pada transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik berkualitas. Dengan sistem yang objektif dan berbasis kinerja, ASN diharapkan lebih termotivasi untuk meningkatkan kompetensi serta berkontribusi maksimal dalam pembangunan daerah.
Pemprov Babel berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi implementasi manajemen talenta ini secara berkala. Upaya tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya birokrasi modern dan profesional, yang mampu mendukung visi pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke depan. (Sandy Batman/KBO Babel)











