
KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Panti Sosial Bina Serumpun (PSBS) milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel), Selasa (17/3/2026) sore. Kebahagiaan terpancar dari wajah para lanjut usia (lansia) penghuni panti saat menerima kunjungan dan bantuan dari ASN yang tergabung dalam program ASN Peduli Babel. Rabu (18/3/2026)
Dalam momentum menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, ASN Peduli Babel kembali menunjukkan kepeduliannya dengan berbagi makanan berbuka puasa berupa nasi kotak, takjil, serta paket lebaran kepada para penghuni panti. Kegiatan ini dilaksanakan pada H-4 Lebaran sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan dan menghadirkan kebahagiaan bagi para lansia.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Pemprov Babel, Asyraf Suryadin, yang hadir mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani. Ia didampingi oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Babel, di antaranya Plt Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Dora Wardani, Plt Kepala Dinas UMKM Reza, Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Amransyah Muslimin, Kepala UPTD PSBS Taufik, serta tim ASN Peduli Babel.
Kehadiran rombongan Pemprov Babel tersebut disambut hangat oleh para lansia yang tinggal di panti sosial yang berlokasi di kawasan Air Itam, Pangkalpinang, tepatnya di belakang Mapolda Babel. Suasana haru dan bahagia terlihat jelas ketika para lansia menerima langsung bantuan yang diberikan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah lansia tampak antusias menyambut kedatangan para ASN. Bahkan, dari belasan penghuni panti, terdapat empat lansia yang masih mampu menjalankan ibadah puasa Ramadan. Hal ini menjadi bukti semangat para lansia dalam menjalankan ibadah meskipun dalam keterbatasan.
Momen yang paling menyentuh terjadi ketika salah satu lansia yang tidak dapat bangun dari tempat tidurnya menerima perhatian khusus dari rombongan. Asyraf Suryadin secara langsung menyuapkan takjil ke mulut lansia tersebut. Aksi sederhana ini menghadirkan kebahagiaan tersendiri dan memperlihatkan kedekatan emosional antara ASN dengan masyarakat.
Mewakili Gubernur Babel, Asyraf Suryadin menyampaikan bahwa kegiatan ASN Peduli Babel ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya para lansia yang tinggal di panti sosial. Ia menegaskan bahwa kehadiran ASN bukan hanya untuk memberikan bantuan materi, tetapi juga membawa semangat kebersamaan.
“Apa yang dilakukan oleh teman-teman ASN Peduli Babel ini diharapkan mampu menambah semangat para lansia, baik yang menjalankan ibadah puasa maupun yang tidak. Kami berharap kebersamaan ini dapat memberikan kebahagiaan dan menjadikan tahun ini lebih baik dari sebelumnya,” ujar Asyraf.
Selain menyerahkan bantuan, rombongan juga menyempatkan diri meninjau berbagai fasilitas yang ada di Panti Sosial Bina Serumpun. Mereka melihat langsung kondisi asrama, ruang aktivitas, serta fasilitas lainnya yang digunakan oleh para lansia sehari-hari. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi tempat tinggal para penghuni tetap layak dan nyaman.
Program ASN Peduli Babel sendiri merupakan wadah kepedulian sosial para pegawai di lingkungan Pemprov Babel. Dana yang digunakan dalam kegiatan ini berasal dari sumbangan sukarela para ASN, yang kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan berbagi ini tidak hanya memberikan manfaat secara materi, tetapi juga berdampak secara psikologis bagi para lansia. Kehadiran para ASN memberikan perhatian, semangat, serta rasa bahwa mereka tidak sendiri, terutama dalam menghadapi bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dengan adanya kegiatan ini, Pemprov Babel berharap nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. ASN diharapkan tidak hanya menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Melalui program ASN Peduli Babel, semangat berbagi di bulan Ramadan diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut serta membantu sesama, khususnya kelompok rentan seperti para lansia di panti sosial. (Sandy Batman/KBO Babel)









