KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) — Jabatan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kepulauan Bangka Belitung resmi berganti. Posisi orang nomor dua di Polda Babel kini diamanahkan kepada Kombes Pol Murry Mirranda, menggantikan Brigjen Pol Tony Harsono yang mendapat promosi jabatan sebagai Auditor Kepolisian Utama Tingkat I Itwasum Polri. Pergantian ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025 yang ditandatangani atas nama Kapolri oleh Asisten SDM Polri Irjen Pol Anwar. Senin (22/12/2025)
Penunjukan Kombes Pol Murry Mirranda sebagai Wakapolda Babel tidak hanya menandai rotasi jabatan strategis di tubuh Polri, tetapi juga menjadi momen emosional bagi perwira menengah tersebut. Pasalnya, Murry Mirranda merupakan putra asli Kabupaten Belitung yang kini kembali mengabdi di tanah kelahirannya dengan amanah besar sebagai Wakapolda di Polda tipe A. Seiring penunjukan tersebut, Murry Mirranda juga akan menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisi atau bintang satu setelah dilantik secara resmi oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Dalam keterangannya kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Minggu (21/12/2025) malam, Murry Mirranda mengungkapkan rasa syukur sekaligus tanggung jawab besar yang diembannya.
“Alhamdulillah wasyukurillah. Terima kasih atas doa dan ucapannya, mohon dukungan dan doanya ya nanti,” ujarnya. Ia menjelaskan tidak dapat dihubungi melalui sambungan telepon karena keterbatasan sinyal di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), tempat tugasnya sebelumnya sebagai Irwasda Polda NTT.
Lahir di Kabupaten Belitung pada 27 Februari 1974, Murry Mirranda bukan sosok baru bagi Polda Bangka Belitung. Setelah menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996, ia pernah bertugas sebagai Pamapta di Polres Belitung pada 1997. Pengalaman lain di Bumi Serumpun Sebalai juga ia jalani pada periode 2010–2012 saat bertugas di bagian Operasional Polda Babel, termasuk menjabat sebagai Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Babel.
“Bertugas di kampung halaman bukan hal baru bagi saya, namun kali ini tantangannya jauh lebih besar karena menjabat sebagai Wakapolda. Posisi ini menuntut tanggung jawab yang tidak ringan, baik di bidang pembinaan maupun operasional,” ujar Murry Mirranda. Ia menambahkan bahwa menjadi orang nomor dua di Polda Babel sejatinya bukan mimpi yang pernah ia bayangkan. Menurutnya, menjadi perwira tinggi Polri adalah proses panjang yang harus dilalui dengan tahapan karier dan penugasan yang ketat.
“Menjadi jenderal itu tidak mudah dan tidak bisa instan. Semua melalui proses panjang, penilaian kinerja, serta kepercayaan pimpinan. Amanah ini adalah apresiasi besar yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan Polri atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban tugas sebagai Wakapolda Babel.
Dalam menjalankan tugasnya, Murry Mirranda dikenal memiliki prinsip kuat dalam pengabdian. Ia memegang motto hidup dan kerja, “Jujur Melayani dan Mengabdi dengan Hati, Jadilah Manusia yang Mempunyai Hati.” Prinsip tersebut tercermin dari gaya kepemimpinannya yang dekat dengan anggota dan masyarakat. Selama bertugas di berbagai daerah, Murry dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, seperti program bedah rumah warga tidak mampu dan pembagian sembako secara rutin.
Kepedulian sosial itulah yang mengantarkan Murry Mirranda menjadi salah satu kandidat Hoegeng Awards 2022, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada insan Polri berintegritas dan berdedikasi tinggi. Saat masih berpangkat AKBP dan menjabat Kapolres Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, pada 2015–2018, Murry dikenal sering turun langsung ke pelosok desa, mendengar keluhan masyarakat, serta mencari solusi konkret atas persoalan keamanan dan sosial.
Riwayat pendidikan Murry Mirranda mencerminkan perjalanan panjang seorang perwira Polri. Ia mengenyam pendidikan dasar di SD Unit Penambangan Timah Belitung XI Kelapa Kampit dan melanjutkan ke SMP Negeri Kelapa Kampit. Pendidikan menengah atas ditempuh di SMA Taruna Nusantara Magelang, sebelum akhirnya masuk Akpol dan lulus pada 1996. Ia juga menyelesaikan pendidikan lanjutan kepolisian seperti PTIK, Sespim, hingga Sesko TNI pada 2022, serta meraih gelar magister dari Universitas Kristen Indonesia.
Dari sisi karier, Murry Mirranda telah menduduki berbagai jabatan strategis, baik di tingkat daerah maupun pusat. Ia pernah menjabat sebagai Kapolsek, Kasatreskrim, Wakapolres, Kapolres, hingga menempati jabatan pengawasan dan audit di lingkungan Polri. Jabatan terakhir sebelum ditunjuk sebagai Wakapolda Babel adalah Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda NTT sejak Desember 2024.
Penunjukan Murry Mirranda sebagai Wakapolda Babel juga bertepatan dengan mutasi besar-besaran di tubuh Polda Kepulauan Bangka Belitung. Sebanyak 10 Pejabat Utama Polda Babel mengalami rotasi jabatan, mulai dari Wakapolda, Karo SDM, Dir Reskrimsus, Dir Resnarkoba, Dir Pamobvit, Dir Polairud, hingga Kabid Humas, Kabid TIK, Kabid Propam, dan Kabid Keuangan. Mutasi ini, menurut Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah, merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier dan upaya meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan pengalaman panjang, latar belakang sebagai putra daerah, serta rekam jejak kepemimpinan yang humanis, Kombes Pol Murry Mirranda diharapkan mampu memperkuat kinerja Polda Babel mendampingi Kapolda dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Amanah baru ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengabdian yang dijalani dengan integritas dan hati akan menemukan jalannya sendiri. (Sumber : Bangkapos, Editor : KBO Babel)










