
KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — Sebanyak 48 perwira di jajaran Polres Bangka Barat menjalani tes urine sebagai bentuk komitmen internal untuk memastikan seluruh unsur pimpinan bebas dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Kegiatan tersebut digelar pada Kamis (26/2/2026) di lingkungan Mapolres Bangka Barat dengan melibatkan pengawasan internal maupun eksternal guna menjamin transparansi. Jumat (27/2/2026)
Tes urine ini menjadi langkah preventif sekaligus penguatan disiplin internal di tubuh kepolisian, khususnya di wilayah hukum Bangka Barat. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari Kapolres hingga seluruh perwira yang bertugas.

Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, turut menjalani tes urine bersama para perwira lainnya. Keterlibatan Kapolres dalam pemeriksaan ini menjadi bentuk keteladanan dan komitmen pimpinan dalam mendukung pemberantasan narkoba di lingkungan internal Polri.
Kepala Seksi Pengawasan (Kasiwas) Polres Bangka Barat, Iptu Intan Diputra, menjelaskan bahwa total perwira yang diperiksa berjumlah 48 orang. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap dan sesuai prosedur.
“Jumlah yang diperiksa sebanyak 48 orang, dimulai dari Kapolres sampai para perwira yang ada di Polres Bangka Barat,” ujar Intan usai pelaksanaan tes urine.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga bagian dari pengawasan melekat untuk memastikan integritas dan profesionalisme anggota kepolisian tetap terjaga. Upaya ini juga menjadi bentuk keseriusan institusi dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, baik di lingkungan masyarakat maupun internal kepolisian sendiri.
Pengawasan Internal dan Eksternal
Pelaksanaan tes urine diawasi langsung oleh unsur internal dan eksternal. Dari internal, pengawasan dilakukan oleh Seksi Pengawasan (Siwas) dan Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Bangka Barat.
Sementara itu, dari unsur eksternal turut hadir Bupati Bangka Barat Markus, Ketua Pengadilan Negeri Mentok, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka Barat.
Intan menyebutkan, pelibatan unsur eksternal bertujuan memastikan proses pemeriksaan berjalan secara terbuka dan akuntabel.
“Dari eksternal ada Bupati Bangka Barat, Ketua Pengadilan Negeri Mentok, dan unsur Forkopimda lainnya. Dari internal ada Siwas dan Sipropam,” jelasnya.
Kehadiran unsur Forkopimda dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan lintas lembaga terhadap upaya pemberantasan narkoba. Transparansi yang diterapkan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Hasil Pemeriksaan
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh perwira yang menjalani tes urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Tidak ditemukan indikasi penggunaan zat terlarang pada 48 personel yang diperiksa.
“Alhamdulillah, untuk hasil tes urinenya semuanya negatif. Ini sebagai contoh untuk personel Polres Bangka Barat agar menghindari dari penggunaan narkoba,” ungkap Intan.
Hasil tersebut menjadi indikator bahwa jajaran pimpinan di Polres Bangka Barat dalam kondisi bersih dari penyalahgunaan narkotika. Meski demikian, pengawasan dan pemeriksaan berkala tetap akan dilakukan guna menjaga konsistensi dan integritas anggota.
Pemeriksaan Akan Diperluas
Tidak berhenti pada level perwira, Polres Bangka Barat berencana memperluas pemeriksaan kepada seluruh personel dalam waktu dekat. Langkah ini dilakukan agar upaya pencegahan dan pengawasan berjalan menyeluruh tanpa terkecuali.
“Dalam waktu dekat untuk seluruh personel akan dilakukan pengecekan urine. Jadi bukan hanya perwira yang disasar, namun semua personel Polres Bangka Barat,” tegas Intan.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen institusi untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional. Dengan pengawasan ketat dan pemeriksaan rutin, diharapkan potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian dapat dicegah sejak dini.
Langkah Polres Bangka Barat ini juga menjadi pesan tegas bahwa perang terhadap narkoba dimulai dari internal. Keteladanan pimpinan yang ikut menjalani tes urine diharapkan mampu memotivasi seluruh anggota untuk menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum.
Melalui kegiatan ini, Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. (Sumber : wowbabel.com, Editor : KBO Babel)









