KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Suasana hangat dan penuh kebahagiaan mewarnai kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, ke Panti Asuhan Muara Kasih Bunda di Pangkalpinang, Rabu (11/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi momen penuh keakraban antara jajaran TP PKK Babel dengan anak-anak panti yang tampak antusias menyambut kehadiran para tamu. Kamis (12/3/2026)
Kegiatan ini merupakan bagian dari program BERSERI (Berbagi Kasih Bersama Bunda Noni) yang digelar selama bulan suci Ramadan. Program tersebut bertujuan menumbuhkan semangat berbagi serta memperkuat kepedulian sosial terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
Dalam kunjungan tersebut, Noni Hidayat Arsani menyerahkan santunan kepada anak-anak panti berupa berbagai kebutuhan sehari-hari. Bantuan yang diberikan antara lain perlengkapan mandi, pakaian, susu, serta bantuan uang tunai yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak di panti asuhan tersebut.
Menurut Noni, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada anak-anak yang berada di Panti Asuhan Muara Kasih Bunda, khususnya dalam menyambut bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan kebahagiaan sekaligus semangat bagi anak-anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Semoga bantuan yang kami berikan bisa membantu memenuhi sebagian kebutuhan anak-anak di sini, sehingga mereka dapat menjalani Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan penuh kebahagiaan,” ujar Noni.
Kunjungan itu juga diisi dengan berbagai penampilan dari anak-anak panti yang menunjukkan kemampuan dan bakat mereka di hadapan para tamu. Beberapa anak tampil bernyanyi, sementara yang lainnya membaca doa dan memperdengarkan bacaan ayat suci Al-Qur’an.
Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari Noni dan rombongan. Anak-anak yang tampil terlihat percaya diri dan penuh semangat, meskipun sebagian dari mereka masih berusia sangat muda.
Noni mengaku sangat terkesan melihat keberanian serta kemampuan anak-anak panti dalam menunjukkan bakat yang mereka miliki. Ia memberikan apresiasi atas semangat belajar dan keberanian mereka untuk tampil di depan banyak orang.
“Saya sangat mengapresiasi keberanian dan kemampuan anak-anak di sini. Mereka luar biasa, berani tampil dan menunjukkan kemampuan mereka,” kata Noni.
Ia juga berharap anak-anak yang saat ini tinggal di panti asuhan tersebut dapat tumbuh menjadi generasi yang kuat, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, nilai-nilai kepedulian sosial perlu ditanamkan sejak dini agar kelak mereka dapat menjadi pribadi yang ringan tangan membantu orang lain yang membutuhkan.
“Semoga ketika mereka dewasa nanti, mereka juga bisa melakukan hal yang sama, membantu anak-anak lain yang belum seberuntung mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Ayu selaku pengelola Panti Asuhan Muara Kasih Bunda menjelaskan bahwa saat ini terdapat 44 anak yang tinggal di panti tersebut. Anak-anak tersebut memiliki rentang usia yang cukup beragam, mulai dari bayi hingga usia 20 tahun.
Meski memiliki latar belakang yang berbeda-beda, seluruh anak di panti tersebut tetap mendapatkan pendidikan. Beberapa di antaranya bahkan merupakan anak dengan kebutuhan khusus atau difabel.
Ayu mengatakan pihak panti berupaya memberikan perhatian yang sama kepada seluruh anak agar mereka tetap dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, baik dari segi pendidikan maupun pembinaan karakter.
Namun demikian, ia mengakui bahwa panti asuhan yang telah berdiri sejak tahun 2015 itu masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari segi fasilitas bangunan maupun pembiayaan operasional sehari-hari.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar kebutuhan anak-anak di panti dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
“Selama ini pemerintah sudah memberikan perhatian, namun memang belum maksimal. Kami berharap ke depan bisa memiliki donatur tetap karena selain kebutuhan hidup sehari-hari, ada beberapa anak yang juga membutuhkan obat-obatan secara rutin,” jelas Ayu.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh TP PKK Provinsi Bangka Belitung bersama Noni Hidayat Arsani kepada anak-anak di Panti Asuhan Muara Kasih Bunda.
Menurut Ayu, kunjungan tersebut tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan semangat baru bagi anak-anak panti.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026. Dalam pelaksanaannya, berbagai kegiatan di daerah didorong agar lebih dinamis dan tidak hanya bersifat seremonial semata.
Melalui momentum tersebut, TP PKK di berbagai daerah diharapkan dapat menghadirkan program-program yang langsung menyentuh masyarakat, seperti kegiatan sosial, layanan kesehatan gratis, donor darah, edukasi dan pemberdayaan masyarakat, hingga kegiatan peduli lingkungan. (Sandy Batman/KBO Babel)











