KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Menanamkan nilai kebaikan dan karakter sejak dini menjadi langkah penting mencetak generasi yang berakhlak mulia. Mahasiswa Program Studi Sosiologi Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar sosialisasi bertema “Pembiasaan Perilaku Positif sebagai Cerminan Warga Negara yang Baik melalui Kotak Kebaikan” di SD Negeri 62 Pangkalpinang, Rabu (13/5/2026). Selasa (9/6/2026)
Kegiatan ini merupakan wujud implementasi mata kuliah Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan yang diampu oleh Poniman, M.Pd., dan Tri Indrayati, M.Pd., serta didampingi langsung oleh guru pendamping sekolah, Lulu Mutamimah. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas 3A dengan pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak.
Acara diawali dengan sesi perkenalan dan ice breaking untuk membangun suasana akrab serta meningkatkan semangat belajar siswa. Selanjutnya, tim mahasiswa menyampaikan materi mengenai berbagai bentuk perilaku positif yang dapat diterapkan sehari-hari—seperti jujur, disiplin, bertanggung jawab, saling menghormati, dan gemar menolong—yang dikaitkan erat dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
Aktivitas yang menjadi daya tarik utama adalah program “Kotak Kebaikan”. Setiap siswa diminta menuliskan satu pengalaman berbuat baik yang pernah mereka lakukan di selembar kertas tempel, lalu memasukkannya ke dalam kotak khusus. Secara acak, tiga tulisan dipilih dan pemiliknya berkesempatan menceritakan pengalaman tersebut di depan teman-teman sekelas.
Antusiasme siswa terlihat jelas saat mereka berbagi kisah nyata, mulai dari membantu orang tua di rumah, menolong teman yang kesulitan, hingga berbagi bekal. Kegiatan ini tidak hanya menguatkan pemahaman materi, tetapi juga melatih keberanian berbicara di depan umum serta menumbuhkan sikap saling mengapresiasi.

Komentar:
“Kami sangat menyambut baik kegiatan kreatif seperti ini. Metode ‘Kotak Kebaikan’ membuat siswa tidak hanya mendengar teori, tetapi juga diajak merefleksikan dan membagikan pengalaman nyata. Ini cara yang sangat efektif menanamkan nilai Pancasila agar menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar hafalan. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut untuk mendukung pembentukan karakter siswa sejak dini.”
— Tri Indrayati, M.Pd., Perwakilan Kepala Sekolah SD Negeri 62 Pangkalpinang
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa ilmu yang dipelajari di kampus dapat diterapkan secara langsung untuk manfaat masyarakat. Program ‘Kotak Kebaikan’ dirancang agar anak-anak merasa bangga dengan tindakan baik yang mereka lakukan dan termotivasi untuk terus melakukannya. Kami berharap inisiatif ini dapat menginspirasi mereka tumbuh menjadi pribadi yang positif dan peduli terhadap sesama.”
— Ana Aprilia, Perwakilan Mahasiswa Sosiologi UBB
Melalui metode yang interaktif dan menyentuh hati ini, diharapkan nilai-nilai kebaikan tidak hanya sekadar hafalan, tetapi benar-benar tumbuh menjadi kebiasaan. Mahasiswa UBB berharap inisiatif seperti ini dapat menjadi sarana efektif agar Pancasila hidup dalam tindakan nyata, membentuk siswa menjadi warga negara yang baik, bertanggung jawab, dan berkarakter mulia sejak usia dini. (Eqi Fitri Marehan/KBO Babel)
















