Gudang PT Stanindo Disatroni Pihak Tak Dikenal, Nama Satgas Nenggala Ikut Terseret

Mengaku Satgas Nenggala, Ratusan Ton Timah Diduga Diangkut Paksa dari Gudang PT Stanindo Inti Perkasa

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang, Bangka Belitung) — Dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dalam skala besar kembali mengguncang Bangka Belitung. Sebanyak 300 ton balok timah yang tersimpan di gudang PT Stanindo Inti Perkasa (SIP) di kawasan industri Jalan Laksamana Malahayati, Ketapang, Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, dilaporkan raib secara misterius dan diduga diangkut paksa oleh pihak tak dikenal. Senin (29/12/2025).

Perkara ini resmi dilaporkan ke Polda Kepulauan Bangka Belitung sebagaimana tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/195/XII/2025/SPKT/POLDA BANGKA BELITUNG, yang diterima pada 22 Desember 2025 pukul 12.51 WIB.

banner 336x280

Pelapor adalah Sobirin (47), warga Kelurahan Gerunggang, Kota Pangkalpinang. Dalam laporannya, Sobirin melaporkan dugaan Pencurian Dengan Pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 363 KUHP, dengan status terlapor hingga kini masih dalam penyelidikan (lidik).

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang, Bangka Belitung) — Dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dalam skala besar kembali mengguncang Bangka Belitung. Sebanyak 300 ton balok timah yang tersimpan di gudang PT Stanindo Inti Perkasa (SIP) di kawasan industri Jalan Laksamana Malahayati, Ketapang, Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, dilaporkan raib secara misterius dan diduga diangkut paksa oleh pihak tak dikenal. Senin (29/12/2025).
Caption: Surat tanda penerimaan laporan

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada 19 Oktober 2025 sekitar pukul 20.00 WIB di gudang PT SIP. Informasi awal mengenai kejadian ini diterima pelapor pada bulan November 2025 dari mantan Direktur PT SIP, MB Gunawan.

Berdasarkan keterangan dalam laporan polisi, pada malam kejadian sejumlah orang yang tidak dikenal mendatangi gudang dengan membawa alat berat berupa excavator.

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang, Bangka Belitung) — Dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dalam skala besar kembali mengguncang Bangka Belitung. Sebanyak 300 ton balok timah yang tersimpan di gudang PT Stanindo Inti Perkasa (SIP) di kawasan industri Jalan Laksamana Malahayati, Ketapang, Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, dilaporkan raib secara misterius dan diduga diangkut paksa oleh pihak tak dikenal. Senin (29/12/2025).
Caption: balok timah di PT SIP sebelum diangkut oleh orang tak dikenal beberapa waktu lalu di gudang smelter PT SIP

Tanpa menunjukkan identitas resmi maupun surat perintah, mereka langsung menuju area penyimpanan dan melakukan pengangkutan balok timah secara paksa, seolah memiliki kewenangan penuh atas aset tersebut.

Aksi itu sempat dipergoki oleh Chief Security PT SIP, Marula, yang berupaya melakukan pencegahan.

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang, Bangka Belitung) — Dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dalam skala besar kembali mengguncang Bangka Belitung. Sebanyak 300 ton balok timah yang tersimpan di gudang PT Stanindo Inti Perkasa (SIP) di kawasan industri Jalan Laksamana Malahayati, Ketapang, Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, dilaporkan raib secara misterius dan diduga diangkut paksa oleh pihak tak dikenal. Senin (29/12/2025).
Caption: balok timah sebelum di angkut oleh orang tak dikenal di gudang smelter PT Stanindo Inti Perkasa

Namun upaya tersebut tidak berhasil. Marula bahkan sempat merekam aktivitas pengangkutan dan mencatat sejumlah nomor polisi kendaraan yang digunakan, yakni BN 1831 AA, BN 1857 PJ, dan BN 1679 AB.

Dari hasil pendataan internal perusahaan, diketahui timah yang raib mencapai 300 ton, terdiri dari 60 ton Rafine Tin dan 240 ton Crude Tin.

Timah tersebut merupakan sisa hasil produksi milik PT Mira Stania Prima (MSP) dan PT Bangka Belitung Timah Sejahtera (BBTS) yang dititipkan di gudang PT SIP.

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang, Bangka Belitung) — Dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dalam skala besar kembali mengguncang Bangka Belitung. Sebanyak 300 ton balok timah yang tersimpan di gudang PT Stanindo Inti Perkasa (SIP) di kawasan industri Jalan Laksamana Malahayati, Ketapang, Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, dilaporkan raib secara misterius dan diduga diangkut paksa oleh pihak tak dikenal. Senin (29/12/2025).
Caption: Nopol kendaraan yang digunakan oleh orang tak dikenal saat memasuki gudang smelter PT Stanindo Inti Perkasa

Tak hanya timah, pelapor juga melaporkan kehilangan 1 tangki solar berkapasitas sekitar 5 ton, serta 1 unit mobil Toyota Avanza warna biru telur asin yang berada di area gudang saat kejadian.

Atas peristiwa tersebut, Sobirin mendatangi Mapolda Kepulauan Bangka Belitung untuk meminta agar kasus ini segera ditindaklanjuti secara hukum, mengingat nilai kerugian yang sangat besar dan modus yang dinilai tidak lazim.

Lebih jauh, Jejaring Media KBO Babel memperoleh informasi bahwa pihak-pihak yang mengangkut timah tersebut mengaku sebagai Tim Satgas Nenggala, bahkan disebut-sebut bertindak atas perintah PT Timah.

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang, Bangka Belitung) — Dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dalam skala besar kembali mengguncang Bangka Belitung. Sebanyak 300 ton balok timah yang tersimpan di gudang PT Stanindo Inti Perkasa (SIP) di kawasan industri Jalan Laksamana Malahayati, Ketapang, Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, dilaporkan raib secara misterius dan diduga diangkut paksa oleh pihak tak dikenal. Senin (29/12/2025).
Caption: Tampak eksavator memindahkan balok timah di atas truk tronton

Informasinya mereka mengaku Satgas Nenggala atas perintah PT Timah dan ditemani oleh oknum wartawan. Mestinya, walaupun membawa nama satgasus atau lembaga negara, harus dilengkapi surat tugas atau surat perintah resmi jika melakukan pengangkutan atau penyitaan. Jangan bertindak arogan seperti itu,” ungkap Adi, sumber KBO Babel.

Kasus ini pun memantik sorotan publik, tidak hanya terkait raibnya ratusan ton timah, tetapi juga dugaan penyalahgunaan nama lembaga negara, lemahnya pengawasan aset strategis, serta indikasi kejahatan terorganisir di sektor timah Bangka Belitung. Publik kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengungkap siapa aktor sebenarnya di balik operasi malam hari tersebut.

Sementara itu jejaring media KBO Babel masih berupaya untuk melakukan konfirmasi ke tim Satgasus Nenggala terkait dengan peristiwa tersebut. (KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *