KBOBABEL.COM (BELITUNG) — Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 845 Ksatria Satam di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (17/3/2026).
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan satuan sekaligus mengecek langsung kondisi fasilitas serta kesejahteraan prajurit di lapangan.
Menhan tiba di Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, Tanjungpandan, sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 30 menit, rombongan tiba di Markas Yon TP 845 Ksatria Satam.
Kedatangan Sjafrie disambut dengan jajar kehormatan oleh prajurit setempat. Usai penyambutan, ia langsung melakukan peninjauan ke sejumlah fasilitas utama di lingkungan markas.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah barak prajurit. Di tempat tersebut, Menhan mengecek langsung kondisi tempat tidur, termasuk penggunaan kasur lipat serta kebersihan dan ketersediaan fasilitas penunjang seperti toilet.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa prajurit mendapatkan fasilitas dasar yang layak selama menjalankan tugas.
Setelah meninjau barak, Sjafrie memberikan pengarahan secara tertutup kepada jajaran prajurit Yon TP 845. Meski tidak dibuka ke publik, pengarahan tersebut diyakini berkaitan dengan peningkatan disiplin, kesiapsiagaan, serta peran strategis satuan teritorial dalam mendukung pembangunan daerah.
Selanjutnya, Menhan melanjutkan inspeksi ke dapur markas. Di lokasi ini, ia secara detail memeriksa kualitas dan standar konsumsi makanan bagi prajurit.
Ia menaruh perhatian pada porsi makanan, termasuk potongan lauk seperti ayam dan tempe yang disajikan untuk prajurit. Selain itu, ia juga mengecek ruang penyimpanan bahan makanan kering yang berisi stok telur, beras, serta kebutuhan dapur lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie memberikan arahan langsung kepada petugas dapur agar menjaga kualitas distribusi makanan dan memastikan setiap prajurit mendapatkan asupan yang sesuai standar.
“Ingat telur jangan dadar ya, seorang harus satu. Dan ingat, jangan beli dari tengkulak,” tegas Sjafrie kepada Bintara dapur.
Arahan tersebut menunjukkan perhatian serius Menhan terhadap kesejahteraan prajurit, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi yang menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi fisik dan kesiapan operasional.
Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi prajurit sekaligus memastikan bahwa seluruh aspek pendukung tugas di satuan berjalan optimal, mulai dari fasilitas, logistik, hingga kesejahteraan personel di lapangan. (Sumber : kumparanNews, Editor : KBO Babel)











