KBOBABEL.COM (TOBOALI) — Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., memberikan peringatan keras kepada seluruh prajurit TNI di wilayah Bangka Selatan agar tidak terlibat, apalagi membekingi aktivitas pertambangan ilegal. Penegasan tersebut disampaikan Pangdam saat melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0432/Bangka Selatan, Selasa (20/01/2026). Rabu (21/1/2026)
Di hadapan para prajurit, Mayjen TNI Ujang Darwis menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi anggota TNI yang bermain-main dengan kegiatan ilegal, khususnya tambang timah ilegal yang selama ini menjadi persoalan serius di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Ia mengingatkan bahwa tugas utama prajurit adalah menjaga kedaulatan, keamanan wilayah, serta mengabdi kepada rakyat dan negara, bukan mencari keuntungan pribadi dengan melanggar hukum.
“Saya tegaskan, jangan ada anggota TNI yang coba-coba mem-backup tambang ilegal. Tugas kita menjaga wilayah dan melindungi masyarakat, bukan menjadi pengaman aktivitas yang jelas-jelas melanggar hukum,” tegas Pangdam dengan nada keras.
Menurut Pangdam, isu tambang ilegal tidak hanya merusak lingkungan dan merugikan negara, tetapi juga berpotensi mencoreng nama baik institusi TNI apabila ada oknum prajurit yang terlibat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran Kodim 0432/Bangka Selatan untuk menjaga integritas, disiplin, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Tak hanya memberikan peringatan internal, Pangdam II/Sriwijaya juga membuka ruang pengawasan publik. Ia secara terbuka meminta masyarakat, tokoh lokal, maupun sesama prajurit untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan adanya keterlibatan anggota TNI dalam aktivitas tambang ilegal.
“Kalau ada anggota yang terbukti membackup tambang ilegal, segera lapor ke Kodim. Bahkan kalau perlu, lapor langsung ke saya. Saya pastikan akan ditindak tegas sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Pangdam menegaskan bahwa langkah tegas tersebut merupakan bagian dari komitmen pimpinan TNI AD dalam menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap institusi TNI. Ia tidak ingin kerja keras mayoritas prajurit yang menjalankan tugas dengan baik tercoreng oleh ulah segelintir oknum.
Selain memberikan arahan dan peringatan keras, kunjungan kerja ini juga bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan personel dan kondisi satuan di Kodim 0432/Bangka Selatan. Mengingat Kodim tersebut tergolong satuan yang masih produktif dan memiliki peran strategis di wilayah rawan konflik pertambangan, Pangdam ingin memastikan moral, disiplin, dan kesiapsiagaan prajurit tetap terjaga.
Kunjungan Pangdam II/Sriwijaya disambut oleh Komandan Kodim 0432/Bangka Selatan beserta seluruh jajaran. Dandim menyatakan kesiapan penuh untuk menjalankan instruksi Pangdam serta memperkuat pengawasan internal demi menjaga nama baik dan kehormatan TNI di mata masyarakat Bangka Selatan.
Dengan penegasan ini, Pangdam berharap tidak ada lagi celah bagi oknum prajurit yang mencoba menyalahgunakan kewenangan, sekaligus menegaskan posisi TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga hukum, keadilan, dan kepentingan rakyat.(Sumber : Buletinexpres.com, Editor : KBO Babel)










