
KBOBABEL.COM (SUNGAISELAN) — Komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menghadirkan pelayanan publik yang merata hingga ke tingkat desa kembali ditunjukkan melalui penyerahan satu unit mobil ambulans kepada masyarakat Dusun Nunggal, Desa Kemingking, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (24/2/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, kepada pengurus dan jamaah Masjid Al Muhajirin sebagai fasilitas sosial yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga. Rabu (25/2/2026)
Penyerahan ambulans berlangsung sederhana namun khidmat di halaman masjid setempat. Bantuan diterima oleh Ketua Masjid Al Muhajirin, Sukron, disaksikan Bupati Algafry Rahman, Wakil Bupati Efrianda, Kepala Desa Kemingking Arwandi, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang hadir.

Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap kebutuhan riil masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan layanan sosial darurat. Ia menyebut ambulans tersebut sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga dialihkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Ambulans ini kita serahkan agar dapat digunakan langsung oleh masyarakat. Harapannya, warga yang membutuhkan penanganan medis darurat tidak lagi kesulitan transportasi menuju fasilitas kesehatan,” ujar Hidayat.
Menurutnya, akses transportasi kesehatan yang cepat merupakan faktor penting dalam penyelamatan nyawa, terutama bagi warga desa yang jaraknya cukup jauh dari rumah sakit rujukan. Dengan adanya ambulans di tingkat komunitas, proses evakuasi pasien dapat dilakukan lebih cepat dan terorganisir.
Gubernur juga menekankan bahwa kendaraan tersebut bukan hanya untuk kepentingan masjid, tetapi untuk seluruh masyarakat Desa Kemingking dan wilayah sekitarnya. Ia berharap pengelola dapat mengatur penggunaan secara adil dan profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.
Selain aspek kesehatan, Hidayat menilai keberadaan ambulans juga dapat memperkuat solidaritas sosial warga. Dalam situasi darurat seperti kecelakaan, sakit mendadak, maupun kebutuhan rujukan ibu melahirkan, fasilitas ini dapat menjadi sarana gotong royong yang nyata.
“Kami ingin pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat. Bantuan seperti ini mungkin sederhana, tetapi dampaknya sangat besar bagi keselamatan dan kesejahteraan warga,” katanya.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi terhadap masyarakat di daerahnya. Ia menilai bantuan tersebut sangat strategis, terutama dalam meningkatkan respons cepat terhadap kondisi darurat medis di desa.
“Atas nama pemerintah kabupaten dan masyarakat Bangka Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur. Ambulans ini akan sangat membantu pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari fasilitas medis,” ujar Algafry.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci dalam pemerataan pembangunan dan pelayanan publik. Bantuan tersebut dinilai sebagai bentuk kolaborasi nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
Kepala Desa Kemingking, Arwandi, juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang telah lama dinantikan warganya. Menurutnya, selama ini masyarakat sering mengalami kesulitan transportasi ketika harus membawa pasien ke rumah sakit, terutama pada malam hari atau dalam kondisi darurat.
“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Selama ini jika ada yang sakit parah, kami harus mencari kendaraan sendiri atau menunggu ambulans dari luar desa,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Masjid Al Muhajirin, Sukron, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah. Ia berjanji akan mengelola ambulans tersebut dengan baik agar dapat digunakan secara maksimal oleh masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Insyaallah ambulans ini akan kami gunakan untuk kepentingan umat dan masyarakat luas, terutama dalam kondisi darurat,” ujarnya.
Sukron menjelaskan bahwa masjid dipilih sebagai titik pengelolaan karena lokasinya strategis dan mudah dijangkau warga dari berbagai dusun. Selain itu, pengurus masjid siap membentuk tim relawan untuk memastikan layanan ambulans dapat beroperasi 24 jam.
Kehadiran ambulans di Desa Kemingking diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, terutama dalam penanganan darurat dan rujukan pasien ke rumah sakit di wilayah Kabupaten Bangka Tengah maupun kota terdekat.
Program ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, merata, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Dengan dukungan fasilitas transportasi kesehatan yang memadai, masyarakat Desa Kemingking kini memiliki harapan baru untuk memperoleh penanganan medis yang lebih cepat, tepat, dan aman. Pemerintah provinsi pun menegaskan akan terus mendorong program-program serupa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Bangka Belitung secara menyeluruh. (Sandy Batman/KBO Babel)









