
KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Wali Kota Saparudin secara resmi melantik 40 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (27/3/2026), dalam suasana khidmat dan penuh makna. Sabtu (28/3/2026)
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi para aparatur sipil negara (ASN) yang baru diangkat untuk memulai pengabdian kepada masyarakat. Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Prof. Udin tersebut menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia ASN di tengah dinamika dan tantangan zaman yang terus berkembang.

Ia menyampaikan bahwa terdapat tiga pilar utama yang harus dimiliki oleh setiap ASN, yakni integritas, orientasi pelayanan, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ketiga hal tersebut dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun birokrasi yang kuat, bersih, dan berdaya saing.
“Integritas adalah benteng utama. Tanpa itu, sulit untuk bertahan sampai akhir dalam menjalankan tugas sebagai ASN,” ujar Saparudin di hadapan para PNS yang baru dilantik.
Menurutnya, dunia birokrasi bukanlah ruang yang bebas dari tantangan. Berbagai godaan dan tekanan kerap muncul dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Oleh karena itu, integritas menjadi nilai yang harus dijaga secara konsisten agar ASN tetap berada pada jalur yang benar dalam menjalankan amanah.
Selain integritas, Wali Kota juga menyoroti pentingnya orientasi pelayanan. Ia menegaskan bahwa esensi utama dari keberadaan ASN adalah untuk melayani masyarakat, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, setiap PNS harus mampu memberikan pelayanan yang maksimal dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan tanggung jawab.
“Harus melayani dengan sepenuh hati, bukan minta dilayani. Ini prinsip dasar yang tidak boleh dilupakan,” tegasnya.
Lebih lanjut, profesionalisme juga menjadi aspek yang tidak kalah penting. Dalam era modern yang ditandai dengan perkembangan teknologi yang pesat, ASN dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan diri. Adaptasi terhadap perubahan menjadi kunci agar tidak tertinggal.
Saparudin menekankan bahwa penguasaan teknologi informasi akan menjadi faktor penentu bagi keberhasilan ASN dalam menjalankan tugas ke depan. ASN yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal akan memiliki keunggulan dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.
“Orang yang mampu memaksimalkan teknologi akan bertahan dan maju. Jangan berhenti belajar,” pesannya.
Selain tiga aspek utama tersebut, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya kerja sama tim dalam lingkungan birokrasi. Ia menilai bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak ditentukan oleh individu semata, melainkan oleh kemampuan seluruh elemen untuk bekerja secara kolektif.
Para PNS yang baru dilantik diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik dengan atasan maupun rekan kerja, serta saling mendukung dalam menyelesaikan tugas. Dengan demikian, kinerja organisasi dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
“Tidak bisa bekerja sendiri. Harus saling memahami, saling mendukung, dan menjaga kekompakan,” katanya.
Pelantikan 40 PNS ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran ASN baru diharapkan membawa semangat baru, inovasi, serta komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pemerintah Kota Pangkalpinang juga terus mendorong terciptanya birokrasi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada hasil. Dalam konteks tersebut, peran ASN menjadi sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Dengan bekal nilai integritas, semangat pelayanan, serta profesionalisme yang kuat, para PNS yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan baik serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan komitmen tinggi. (Sandy Batman/KBO Babel)









