Dari Bangka Barat ke Aceh: Kolaborasi TNI AL dan PT TIMAH Percepat Penanganan Bencana

TNI AL dan PT TIMAH Kirim 5 Excavator Lewat KRI Gilimanuk untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh dan Sumatera

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – PT TIMAH Tbk berkolaborasi dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bangka Belitung dalam misi kemanusiaan dengan mengirimkan bantuan lima unit alat berat jenis excavator untuk mempercepat pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Senin (12/1/2026)

Pengiriman lima unit excavator tersebut dilakukan melalui Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Gilimanuk-531 yang diberangkatkan dari Dermaga Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (10/1/2026). Bantuan ini ditujukan untuk mendukung upaya pembersihan material longsoran, normalisasi akses jalan, serta pemulihan infrastruktur vital di wilayah terdampak bencana.

banner 336x280

Prosesi pelepasan bantuan dihadiri Komandan Lanal Bangka Belitung Kolonel Marinir Yulindo, perwakilan manajemen PT TIMAH Tbk, Asisten I Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Danpos TNI AL Mentok. Kehadiran berbagai unsur tersebut menegaskan kuatnya sinergi lintas sektor dalam misi kemanusiaan.

Komandan Lanal Bangka Belitung Kolonel Marinir Yulindo mengatakan, pengiriman alat berat ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI AL, PT TIMAH Tbk, dan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Hari ini TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan PT TIMAH Tbk mengirimkan bantuan alat berat berupa excavator yang diangkut menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia ke daerah bencana di tiga provinsi. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana,” ujar Yulindo.

Selain alat berat, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat juga turut mengirimkan bantuan logistik guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di lokasi bencana. Yulindo berharap, sinergi yang terbangun ini dapat memberikan manfaat nyata dan mempercepat proses pemulihan di daerah terdampak.

“Mudah-mudahan kerja sama ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yulindo menyampaikan bahwa kolaborasi antara TNI AL dan PT TIMAH Tbk tidak hanya terjalin dalam misi kemanusiaan, tetapi juga dalam kegiatan edukasi kepada masyarakat. Edukasi tersebut mencakup pemahaman tentang praktik pertambangan yang baik dan benar, serta pentingnya menjaga lingkungan untuk meminimalkan risiko bencana.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Sidharta Gautama, menegaskan bahwa sinergi yang dilakukan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap sesama.

“Sinergitas antara TNI AL, PT TIMAH Tbk, dan Pemkab Bangka Barat ini merupakan misi kemanusiaan sebagai wujud kepedulian kita kepada saudara-saudara yang terdampak bencana. Kami juga mengajak masyarakat, khususnya di Bangka Barat, untuk terus menumbuhkan rasa empati dan saling membantu,” kata Sidharta.

Ia berharap, kolaborasi lintas sektor seperti ini dapat terus diperkuat di masa mendatang, terutama dalam menghadapi situasi darurat dan bencana alam, sehingga kehadiran negara dan seluruh elemen masyarakat benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan. (Sumber: PT TIMAH Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *