
KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — PT TIMAH Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang tahun 2025, perusahaan telah menyalurkan bantuan kepada 52 rumah ibadah yang tersebar di wilayah operasionalnya, meliputi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau. Selasa (20/1/2026)
Bantuan tersebut diberikan kepada berbagai rumah ibadah lintas agama, seperti masjid, gereja, vihara, serta fasilitas keagamaan lainnya. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran PT TIMAH Tbk di tengah masyarakat, sekaligus upaya perusahaan dalam membangun kehidupan sosial yang rukun, inklusif, dan harmonis.

Adapun bentuk bantuan yang disalurkan cukup beragam, mulai dari renovasi bangunan, perbaikan atap dan lantai, pembangunan tempat wudu, pengadaan perlengkapan ibadah, hingga peningkatan fasilitas pendukung lainnya. Seluruh bantuan tersebut bertujuan agar rumah ibadah menjadi lebih layak, aman, dan nyaman digunakan oleh jamaah maupun umat.
Program bantuan rumah ibadah ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan PT TIMAH Tbk setiap tahun sebagai bagian dari pilar sosial dalam TJSL perusahaan. Kehadiran program ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat di berbagai daerah, seperti Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur, hingga wilayah operasional PT TIMAH Tbk di Kepulauan Riau.
Salah satu penerima manfaat adalah Masjid Al-Barokah yang terletak di Dusun Air Simpur, Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka. Bantuan dari PT TIMAH Tbk menjadi angin segar bagi kelanjutan pembangunan masjid tersebut yang sebelumnya sempat terhenti akibat keterbatasan dana.
Ketua Masjid Al-Barokah, Sulaiman, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian PT TIMAH Tbk. Ia menjelaskan bahwa pembangunan masjid dimulai pada pertengahan tahun 2022 melalui dana swadaya masyarakat, kemudian mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten dan provinsi, hingga akhirnya diperkuat dengan bantuan dari PT TIMAH Tbk.
“Kami memulai pembangunan dengan dana swadaya masyarakat. Tahun berikutnya ada bantuan dari pemerintah daerah dan pemerintah provinsi, dan sekarang dari PT TIMAH Tbk. Walaupun bantuan ini diberikan secara bertahap, tetapi sangat berarti bagi kami,” ujar Sulaiman.
Ia menambahkan, Masjid Al-Barokah yang berada di pinggir kolong memiliki lokasi strategis dan diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi tempat singgah bagi musafir serta destinasi wisata religi di Desa Pemali.
“Ke depan, masjid ini diharapkan bisa menjadi tempat beristirahat dan beribadah bagi para musafir yang melintas, sekaligus menjadi daya tarik wisata religi bagi desa kami,” katanya.
Selain masjid, PT TIMAH Tbk juga menyalurkan bantuan untuk Rumah Duka Bakti Kasih yang berada di Kelurahan Menjelang, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Rumah duka tersebut merupakan fasilitas yang telah lama diharapkan oleh umat Gereja Katolik Paroki Santa Perawan Maria Pelindung Para Pelaut.
Pembangunan Rumah Duka Bakti Kasih dilakukan secara swadaya oleh umat dan kini telah memasuki tahap penyelesaian. Keberadaan fasilitas ini dinilai sangat penting, khususnya bagi umat yang tinggal jauh dari pusat kota dan belum memiliki tempat yang layak untuk menyemayamkan jenazah.
Pastor Raymond menyampaikan bahwa rumah duka ini akan memberikan ruang yang tenang dan layak bagi keluarga yang berduka dalam mengurus prosesi pemakaman.
“Rumah duka ini menyediakan tempat yang lebih layak dan mendukung proses penghormatan terakhir secara lebih tertib dan bermartabat. Ini merupakan kebutuhan penting bagi umat kami,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi serta doa bagi PT TIMAH Tbk atas bantuan yang telah diberikan. “Kami dari Gereja Katolik mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH Tbk. Semoga perusahaan ini selalu dimudahkan dan terus sukses,” ucapnya.
Sementara itu, Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan bahwa bantuan rumah ibadah merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan keagamaan di wilayah operasional.
“Rumah ibadah bukan hanya tempat menjalankan ibadah, tetapi juga pusat pembinaan moral, sosial, dan persatuan masyarakat. Melalui program ini, PT TIMAH Tbk ingin berkontribusi langsung dalam mendukung kegiatan keagamaan dan mempererat hubungan dengan masyarakat,” jelasnya.
PT TIMAH Tbk menegaskan bahwa dukungan terhadap rumah ibadah akan terus menjadi bagian dari strategi TJSL perusahaan, sejalan dengan komitmen mendukung pembangunan berkelanjutan serta memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)








