KBOBABEL.COM (Belitung) – Kapal KRI Semarang TNI Angkatan Laut yang membawa 440 penumpang dalam program mudik gratis bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akhirnya tiba di Pelabuhan Tanjung Batu, Belitung, pada Selasa malam, 17 Maret 2026. Kedatangan kapal ini disambut hangat oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, dan Komandan Pangkalan TNI AL Bangka Belitung, Kolonel Marinir Yulindo, sebagai wujud apresiasi terhadap program mudik yang digagas TNI AL untuk masyarakat Bangka Belitung di perantauan. Rabu (18/3/2026)
Kapal KRI Semarang mengangkut 400 penumpang dari Jakarta dan 40 pemudik dari Bangka. Sebelumnya, kapal bertolak dari Tanjung Priok, Jakarta pada Minggu (15/3/2026), kemudian singgah di Bangka pada Senin (16/3/2026) sebelum melanjutkan perjalanan ke Belitung. Program mudik gratis ini digelar untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Komandan Lanal Bangka Belitung, Kolonel Marinir Yulindo, menuturkan, program mudik gratis TNI AL ini berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Alhamdulillah, program mudik gratis TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan Pemprov Babel serta stakeholder terkait berjalan lancar. Program ini ditujukan khusus untuk masyarakat Babel yang berada di perantauan,” ujarnya saat diwawancarai.
Sementara itu, Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, menyampaikan rasa syukurnya atas selamatnya para pemudik yang tiba di Belitung. Ia menilai jadwal pelayaran yang disusun oleh TNI AL cukup baik sehingga pemudik masih memiliki waktu luang sebelum Lebaran untuk berkumpul bersama keluarga.
“Semua on schedule. Masih ada sisa waktu tiga hari sebelum Lebaran, sehingga masyarakat bisa berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.
Salah satu pemudik, Marwan Resmono, mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis ini. Marwan, yang mudik dari Bekasi menuju Belitung, menilai pelayanan selama perjalanan cukup baik dan nyaman.
“Kalau dibandingkan dengan pesawat, biayanya cukup mahal, paling murah sekitar Rp800 ribu per orang. Jadi dengan adanya program ini, alhamdulillah sangat terbantu,” kata Marwan.
Marwan menambahkan, proses pendaftaran dilakukan melalui aplikasi daring, dan perjalanan dari Jakarta ke Belitung memakan waktu sekitar dua hari satu malam. Selama perjalanan, kapal sempat transit di Belinyu, Bangka, sebelum akhirnya tiba di Belitung. Ia juga menilai program ini meringankan beban masyarakat yang ingin pulang kampung dengan biaya yang lebih terjangkau.
Usai pemudik turun, Bupati Djoni Alamsyah Hidayat beserta rombongan bertemu dengan Komandan KRI Semarang, Letkol (P) Laut Agus Yu, di atas kapal. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang baik antara TNI AL dan Pemprov Babel dalam menyelenggarakan program mudik gratis ini.
Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI AL bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang ingin mudik dengan aman, nyaman, dan biaya terjangkau. Program ini diharapkan terus berjalan lancar pada tahun-tahun berikutnya, terutama bagi masyarakat yang berada di perantauan dan memiliki keterbatasan biaya transportasi.
Selain memberikan kemudahan dan kenyamanan, keberhasilan pelaksanaan mudik gratis ini juga menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memfasilitasi masyarakat untuk menjalankan tradisi pulang kampung, sekaligus menjaga tali silaturahmi keluarga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dengan koordinasi yang baik antara TNI AL, Pemprov Babel, dan pihak terkait lainnya, program ini berhasil menyejahterakan masyarakat, sekaligus memastikan pemudik tiba dengan selamat di kampung halaman mereka. Keberhasilan ini juga mendapat pujian dari masyarakat, yang berharap program mudik gratis seperti ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang, terutama dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan jangkauan rute yang lebih luas.
Program ini membuktikan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan tepat sasaran. (Sumber : RRI/KBO Babel)











