Pemkot Pangkalpinang Genjot Pembangunan Sekolah dan Kualitas Guru Demi Wujudkan Kota Cerdas

Pangkalpinang Genjot Pendidikan, SMPN 11 Segera Dibangun

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat pembangunan dan mutu pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi “Pangkalpinang Cerdas”. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (4/5/2026).

Dalam keterangannya, Wali Kota menekankan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama pembangunan daerah, baik dari sisi infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik.

banner 336x280

Dari sisi infrastruktur, Pemkot Pangkalpinang telah menyiapkan sejumlah rencana pembangunan sekolah baru guna mengatasi keterbatasan daya tampung dan pemerataan akses pendidikan. Pada tahun ini, pemerintah kota menargetkan pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11.

“Insyaallah tahun ini kita akan mendirikan SMPN 11. Selain itu, melalui pemerintah provinsi kita juga mengusulkan pembangunan SMKN 5. Untuk tahun depan, kita rencanakan kembali pembangunan SMPN 12, karena saat ini kita masih kekurangan dua SMP negeri,” ujar Saparudin.

Menurutnya, penambahan unit sekolah baru sangat penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta mengurangi kepadatan siswa di sekolah-sekolah yang sudah ada. Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu memperluas akses pendidikan yang merata di seluruh wilayah Pangkalpinang.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Pemkot juga memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas tenaga pengajar. Wali Kota menjelaskan bahwa pemerintah tengah melakukan rekrutmen guru melalui jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik.

Selain rekrutmen, peningkatan kapasitas guru juga dilakukan melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta menyesuaikan metode pengajaran dengan perkembangan zaman.

“Kita juga melakukan pelatihan kepada guru-guru yang ada, termasuk penyegaran bagi kepala sekolah dan tenaga pendidik. Ini penting agar mereka lebih bersemangat dan mampu memberikan pendidikan yang berkualitas kepada para siswa,” jelasnya.

Saparudin menegaskan bahwa keberadaan guru dengan berbagai status kepegawaian, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), akan tetap dipertahankan dan diperkuat. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal tanpa kekurangan tenaga pengajar.

“Status guru saat ini beragam, ada PNS, PPPK penuh waktu, hingga PPPK paruh waktu. Semua itu kita pertahankan karena kebutuhan guru terus meningkat. Apalagi ada yang memasuki masa pensiun, sehingga harus segera kita isi agar tidak terjadi kekosongan,” katanya.

Lebih lanjut, Pemkot Pangkalpinang juga menerapkan kebijakan rotasi kepala sekolah dan tenaga pendidik sebagai bagian dari strategi pemerataan mutu pendidikan. Langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi kesenjangan kualitas antar sekolah di wilayah tersebut.

Dengan rotasi tersebut, diharapkan setiap sekolah memiliki kualitas yang relatif merata, baik dari sisi manajemen maupun proses pembelajaran. Hal ini sekaligus memberikan kesempatan bagi tenaga pendidik untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan kompetensi di lingkungan yang berbeda.

“Kepala sekolah kita rotasikan agar pemerataan mutu pendidikan bisa berjalan. Kita ingin semua sekolah memiliki kualitas yang sama, sehingga masyarakat tidak perlu lagi memilih sekolah tertentu atau pergi jauh. Cukup di dekat rumah, tetapi kualitasnya tetap terjamin,” tegas Saparudin.

Ia menambahkan, upaya peningkatan mutu pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua, tenaga pendidik, dan dunia usaha.

Momentum peringatan Hardiknas 2026, lanjutnya, menjadi pengingat penting bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah dan bangsa. Oleh karena itu, Pemkot Pangkalpinang berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan di sektor pendidikan.

Dengan penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas guru, serta pemerataan mutu pendidikan, Pemkot optimistis visi “Pangkalpinang Cerdas” dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan.

Langkah-langkah konkret yang telah dirancang diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan mampu mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global di masa depan. (Farraz Prakasa/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *