
KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Pemerintah Kota (Pemerintah Kota Pangkalpinang) bersama masyarakat Kelurahan Air Salemba, Kecamatan Gabek, menggelar kegiatan gotong royong massal dalam rangka pencegahan banjir sekaligus menjaga kebersihan lingkungan, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Rabu (13/5/2026)
Sejak pagi hari, ratusan warga bersama aparatur pemerintah terlihat antusias mengikuti kegiatan bertajuk “Pangkalpinang Bersih”. Mereka bahu-membahu membersihkan saluran air, mengangkat sampah yang menyumbat drainase, serta menyisir titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi genangan saat hujan deras.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, yang turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa persoalan banjir tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Menurutnya, peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, kita melihat kesadaran masyarakat sudah cukup baik terhadap risiko banjir. Kita berharap semangat ini tidak hanya berhenti di sini saja,” ujar Dessy di sela kegiatan.
Ia menambahkan, kebiasaan membuang sampah sembarangan masih menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya saluran air di sejumlah titik rawan banjir di Kota Pangkalpinang. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam mengelola sampah rumah tangga.
“Kami mohon kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air dan lahan kosong. Kesadaran menjaga lingkungan harus terus ditingkatkan demi kepentingan bersama,” tegasnya.
Dessy yang akrab disapa Cece Dessy itu juga menekankan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari sinergi program nasional “Indonesia Asri” yang mendorong terciptanya lingkungan bersih dan berkelanjutan di seluruh daerah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi implementasi dari program unggulan Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui gerakan “Pangkalpinang Bersih”.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga lingkungan rumah tangga.
“Ini adalah bentuk sinergitas sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pemerintah pusat, serta memastikan warga mendapatkan rasa aman dan nyaman melalui lingkungan yang bersih dan asri,” ujarnya.
Kegiatan gotong royong ini juga melibatkan perangkat kelurahan, kecamatan, organisasi masyarakat, serta komunitas lingkungan yang ada di Kota Pangkalpinang. Mereka bersama-sama melakukan pembersihan drainase dan pengangkutan sampah yang selama ini menjadi salah satu penyebab tersumbatnya aliran air.
Pemkot Pangkalpinang berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut secara rutin di berbagai wilayah, sehingga upaya pencegahan banjir tidak hanya bersifat reaktif, tetapi menjadi bagian dari budaya hidup masyarakat.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kota Pangkalpinang dapat semakin bersih, tertata, serta terbebas dari persoalan banjir yang selama ini menjadi perhatian bersama. (Budi Yanto/KBO Babel)









