KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Piala Panglima TNI yang digelar Makodim 0413/Bangka menjadi salah satu kegiatan yang tidak hanya memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter bagi generasi muda, khususnya pelajar di Kota Pangkalpinang. Rabu (30/9/2026)
Kegiatan yang diikuti pelajar tingkat SMA dan SMK se-Kota Pangkalpinang tersebut ditutup pada Selasa (29/9/2026). Penutupan dihadiri Staf Ahli Bidang Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan Kota Pangkalpinang, Devy Ingson.
Lomba PBB tersebut memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk mengembangkan berbagai kemampuan, mulai dari kedisiplinan, ketepatan gerakan, kekompakan hingga kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim.
Devy Ingson mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba PBB memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar kompetisi untuk memperebutkan juara.
“Kegiatan seperti ini sangat positif bagi anak-anak kita. Dari PBB mereka belajar disiplin, kekompakan, kerja sama dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini tentunya sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda,” ujar Devy.
Ia menilai kedisiplinan menjadi salah satu nilai penting yang dapat ditanamkan melalui kegiatan PBB. Dalam pelaksanaannya, setiap peserta dituntut mengikuti instruksi, menjaga ketepatan gerakan, memperhatikan aba-aba serta mampu menyesuaikan diri dengan anggota regu lainnya.
Kondisi tersebut membuat setiap peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan secara individu, tetapi juga harus mampu mengutamakan kepentingan kelompok. Kesalahan satu anggota dapat memengaruhi kekompakan seluruh tim sehingga komunikasi, konsentrasi dan kerja sama menjadi bagian penting dalam perlombaan.
Menurut Devy, proses tersebut menjadi pembelajaran yang relevan bagi kehidupan pelajar. Nilai disiplin dan tanggung jawab yang diperoleh melalui perlombaan diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, baik di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat.
“Yang paling penting bukan hanya soal menang atau kalah. Anak-anak mendapatkan pengalaman bagaimana bekerja dalam tim, menghargai aturan, menjaga kekompakan dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan,” katanya.
Selain membentuk kedisiplinan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarpelajar dari berbagai sekolah di Pangkalpinang. Para peserta dapat bertemu, berinteraksi dan berkompetisi secara sehat dengan pelajar dari sekolah lainnya.
Devy mengatakan pengalaman berkompetisi secara sehat merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda. Para pelajar belajar menerima hasil perlombaan, menghargai kemampuan peserta lain serta tetap menjaga semangat kebersamaan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Kota Pangkalpinang. Menurutnya, kegiatan positif yang melibatkan pelajar perlu diperbanyak agar generasi muda memiliki ruang untuk mengembangkan potensi sekaligus mendapatkan pengalaman di luar kegiatan pembelajaran formal.
“Harapan kita kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak pelajar yang ikut. Karena generasi muda inilah yang nantinya akan menjadi penerus pembangunan,” ujarnya.
Pelaksanaan Lomba PBB Piala Panglima TNI juga menjadi bagian dari sinergi antara unsur TNI, pemerintah daerah dan lingkungan pendidikan dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda.
Pemerintah Kota Pangkalpinang, kata Devy, menyambut baik kegiatan yang mempertemukan unsur pendidikan, TNI dan pelajar tersebut. Kolaborasi antarlembaga dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan karakter dan potensi peserta didik.
Melalui kegiatan tersebut, pelajar juga dapat mengenal nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, kebersamaan dan tanggung jawab yang menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Momentum peringatan HUT ke-81 TNI dengan Lomba PBB Piala Panglima TNI diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap pembentukan sikap dan mental para pelajar.
Penutupan lomba berlangsung dengan diikuti para peserta dari SMA dan SMK di Kota Pangkalpinang. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di wilayah Kota Pangkalpinang.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, pemerintah daerah berharap semangat disiplin, kerja sama dan tanggung jawab yang diperoleh para pelajar selama perlombaan dapat terus dibawa ke lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut dinilai penting sebagai bekal generasi muda dalam menghadapi tantangan sekaligus mempersiapkan diri sebagai penerus pembangunan di Kota Pangkalpinang dan Bangka Belitung. (Sumber : Laspela, Editor : KBO Babel)











