Waspada dari Dalam! Lapas Narkotika Pangkalpinang Gencar Razia Kamar untuk Cegah Peredaran Narkoba

Razia Mendadak di Lapas Narkotika Pangkalpinang, Petugas Tak Temukan Narkoba Tapi Amankan Barang Logam Berbahaya

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Dalam upaya memperkuat pengawasan serta mencegah peredaran narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan, jajaran keamanan Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang kembali melaksanakan razia mendadak di kamar hunian warga binaan, Kamis (9/10/2025). Jum’at (10/10/2025)

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pencegahan dini terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum yang mungkin terjadi di dalam lapas, seperti peredaran narkoba, penggunaan ponsel ilegal, hingga penyimpanan senjata tajam (sajam). Razia tersebut dilakukan oleh tim gabungan keamanan lapas dengan melibatkan petugas pengamanan dari berbagai seksi.

banner 336x280

Kepala Keamanan Lapas Narkotika Pangkalpinang, Henda, menjelaskan bahwa razia ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas mencurigakan di salah satu blok hunian.

“Razia ini kami lakukan berdasarkan laporan dan masukan dari masyarakat yang peduli terhadap situasi keamanan di dalam lapas. Kami bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut dengan pemeriksaan menyeluruh,” ujar Henda kepada wartawan.

Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukannya barang-barang terlarang seperti narkoba, ponsel, ataupun senjata tajam. Meski demikian, petugas tetap menemukan sejumlah benda yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan, seperti sendok dan piring berbahan kaleng yang dapat dimodifikasi menjadi alat berbahaya.

“Alhamdulillah, hasil razia kali ini nihil dari temuan barang-barang terlarang. Tapi kami tetap mengamankan beberapa benda logam seperti piring dan sendok kaleng karena bisa disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Henda.

Barang-barang tersebut langsung diamankan petugas untuk mencegah potensi gangguan ketertiban dan keamanan di dalam lapas.

Sinergi dengan Masyarakat

Henda juga menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat yang turut memberikan informasi kepada pihak lapas. Menurutnya, dukungan dan partisipasi publik menjadi elemen penting dalam menjaga situasi kondusif di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang ikut berperan aktif dalam melakukan kontrol terhadap kinerja petugas maupun aktivitas warga binaan. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara lapas dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya selalu terbuka terhadap laporan atau informasi yang masuk dari masyarakat, dan akan segera menindaklanjutinya dengan langkah-langkah konkret di lapangan.

“Setiap laporan yang kami terima pasti kami sampaikan kepada pimpinan untuk kemudian kami tindaklanjuti secara cepat dan profesional. Prinsip kami adalah zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran di lingkungan lapas,” tegasnya.

Pencegahan Dini Jadi Fokus

Lebih lanjut, Henda menegaskan bahwa razia seperti ini akan terus dilakukan secara rutin dan berkala sebagai bagian dari upaya pencegahan dini terhadap peredaran narkoba dan penyalahgunaan barang terlarang di dalam lapas.

Menurutnya, langkah antisipatif lebih baik daripada menunggu terjadinya pelanggaran.

“Kami lebih memilih mencegah daripada menindak. Dengan razia seperti ini, warga binaan juga akan lebih disiplin dan berhati-hati,” kata Henda.

Selain razia fisik, pihak lapas juga memperkuat pengawasan melalui sistem pengamanan berlapis, termasuk pemantauan CCTV, peningkatan patroli malam, serta pembinaan kepribadian bagi warga binaan.

“Kami terus menekankan kepada seluruh petugas agar bekerja profesional dan menjunjung tinggi integritas. Keamanan di lapas adalah tanggung jawab bersama,” imbuhnya.

Komitmen Jaga Integritas Lapas

Dalam kesempatan yang sama, Henda menegaskan komitmen Lapas Narkotika Pangkalpinang untuk tetap menjaga integritas lembaga pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan, bukan tempat pelanggaran hukum.

“Kami berkomitmen menjadikan lapas ini sebagai tempat pembinaan yang bersih dari narkoba dan segala bentuk pelanggaran. Tidak boleh ada ruang bagi praktik ilegal, baik dilakukan oleh warga binaan maupun oknum petugas,” tegasnya.

Ia menambahkan, setiap upaya pengawasan dan pencegahan akan terus ditingkatkan, termasuk melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum lainnya seperti Polri, BNN, serta pemerintah daerah.

“Sinergi ini penting agar langkah pengawasan dan pemberantasan narkoba bisa berjalan efektif, baik di dalam maupun di luar lapas,” katanya.

Razia mendadak ini ditutup dengan apel evaluasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Keamanan Lapas. Dalam apel tersebut, petugas diingatkan untuk tetap waspada, menjaga netralitas, dan menjunjung etika dalam setiap tindakan pengamanan.

“Kami tidak akan berhenti di satu kali razia. Kegiatan ini akan dilakukan secara rutin, baik siang maupun malam, untuk memastikan lapas benar-benar steril dari narkoba,” pungkas Henda.

Dengan pelaksanaan razia rutin dan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan, Lapas Narkotika Pangkalpinang berharap dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkoba, demi mendukung misi Kementerian Hukum dan HAM dalam mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. (Sumber : Babelpos.id, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *