Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Video Napi Main HP Kembali Viral, Dugaan Permainan Oknum di Lapas Narkotika Pangkalpinang Menguat

Video Napi Main HP Kembali Viral, Dugaan Permainan Oknum di Lapas Narkotika Pangkalpinang Menguat

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Integritas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang kembali menjadi sorotan tajam publik. Beredarnya rekaman video yang memperlihatkan para narapidana (napi) dengan leluasa menggunakan telepon seluler di dalam kamar hunian memantik kemarahan masyarakat sekaligus menimbulkan pertanyaan serius terkait lemahnya pengawasan di dalam institusi pemasyarakatan tersebut. Sabtu (16/5/2026)

Di tengah gencarnya kampanye perang melawan narkoba dan berbagai deklarasi pemberantasan barang haram yang terus digaungkan, kondisi di lapangan justru memperlihatkan ironi yang memprihatinkan. Video-video yang beredar luas memperlihatkan sejumlah warga binaan tampak santai menggunakan gadget di dalam sel, seolah tidak ada aturan maupun pengawasan ketat dari petugas Lapas.

Berdasarkan investigasi dan informasi yang dihimpun dari sejumlah narasumber terpercaya, praktik penggunaan HP di dalam Lapas diduga bukan sekadar pelanggaran biasa. Aktivitas tersebut disinyalir berkaitan dengan dugaan adanya jaringan terorganisir yang berjalan rapi di balik tembok penjara.

Ironisnya, persoalan ini kembali mencuat di tengah maraknya kegiatan formal dan seremoni yang dilakukan pihak terkait bersama insan pers, yang selama ini diklaim sebagai bentuk komitmen dalam memberantas narkoba dan memperkuat pembinaan warga binaan.

Namun di mata masyarakat, berbagai kegiatan tersebut kini mulai dinilai hanya sebatas pencitraan dan formalitas belaka tanpa tindakan nyata di lapangan.

Sorotan tajam publik mengarah kepada seorang narapidana berinisial AB yang diketahui berstatus sebagai Tamping Register dan menghuni Kamar DP5. Dengan status tersebut, AB diduga memiliki privilese khusus yang tidak dimiliki warga binaan lainnya.

Dari informasi yang diperoleh, AB disebut-sebut bebas menggunakan telepon seluler, berpindah kamar sesuka hati, hingga diduga mengendalikan aktivitas ilegal dari dalam Lapas. Bahkan, AB juga diduga memiliki keterkaitan dengan peredaran narkotika di lingkungan penjara.

Tak hanya itu, sumber internal juga menyebut adanya dugaan barang terlarang yang dapat masuk ke dalam Lapas dengan pola yang terstruktur dan berlangsung cukup lama.

Kondisi serupa juga disebut terjadi di “Kamar Koordinasi”, tempat seorang napi berinisial BM diduga mendapat kelonggaran fasilitas tertentu. Selain itu, nama napi berinisial Rmdhon asal Desa Keretak turut disebut dalam dugaan pelanggaran disiplin dan penggunaan HP di dalam kamar hunian.

Fakta-fakta tersebut semakin memperkuat dugaan lemahnya pengawasan internal di dalam Lapas, bahkan memunculkan kecurigaan adanya oknum tertentu yang diduga membiarkan praktik tersebut terus berlangsung.

Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa penggunaan telepon seluler oleh napi di dalam Lapas Narkotika Pangkalpinang bukan lagi hal baru. Para napi disebut kerap melakukan video call dengan pihak luar dan merekam aktivitas tersebut.

Jejak digital itu kini menjadi bukti yang sulit dibantah.

Pada 1 April 2026, ditemukan indikasi awal adanya aktivitas video call yang dilakukan napi dari dalam kamar hunian. Rekaman tersebut memperlihatkan kondisi sel yang jauh dari kesan steril terhadap barang-barang terlarang.

Kemudian pada 28 April 2026, muncul dugaan modus baru yang lebih mengkhawatirkan. Berdasarkan informasi dari narasumber, seorang napi berinisial Hen diduga sengaja “menumbalkan” anak buahnya sendiri guna menutupi jaringan yang lebih besar di dalam Lapas.

Modus tersebut diduga dilakukan agar perhatian aparat maupun publik hanya tertuju pada pelaku lapangan, sementara aktor utama tetap aman menjalankan aktivitasnya.

Memasuki Mei 2026, publik kembali dikejutkan dengan beredarnya video amatir terbaru yang memperlihatkan sejumlah napi secara terang-terangan menggunakan gadget di dalam kamar hunian.

Video tersebut dengan cepat menyebar luas dan memantik kemarahan masyarakat. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana barang yang secara jelas dilarang justru dapat masuk dan digunakan secara bebas di dalam lingkungan Lapas.

Masyarakat menilai kondisi ini bukan lagi sekadar bentuk kelalaian biasa, melainkan indikasi adanya persoalan serius dalam sistem pengawasan internal.

“Kalau HP saja bisa masuk bebas, bagaimana dengan narkoba? Jangan sampai masyarakat menganggap ada pembiaran atau permainan antara oknum dan napi tertentu,” ujar salah satu tokoh masyarakat Babel dengan nada geram.

Ia juga menyoroti berbagai deklarasi antinarkoba yang selama ini digaungkan, namun dinilai tidak sejalan dengan realitas di lapangan.

“Pertemuan dengan pers atau deklarasi jangan hanya jadi formalitas. Yang dibutuhkan masyarakat adalah tindakan nyata. Jangan sampai hukum kalah di balik tembok Lapas,” katanya.

Sorotan keras juga datang dari Sandi, Garda Masyarakat Babel Anti Narkoba. Ia meminta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, untuk segera mengambil langkah tegas terhadap oknum petugas Lapas Narkotika Pangkalpinang yang diduga terlibat atau membiarkan praktik tersebut terjadi.

Menurut Sandi, oknum petugas yang terbukti bermain mata dengan warga binaan harus diberikan sanksi tegas berupa pencopotan jabatan hingga pemindahan tugas keluar dari Bangka Belitung.

Terlebih, beberapa hari sebelumnya jejaring media KBO Babel diketahui telah melayangkan laporan pengaduan resmi kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI terkait dugaan adanya warga binaan yang mengendalikan oknum petugas di dalam Lapas.

“Kami meminta bapak Menteri Imipas segera turun ke Bangka Belitung untuk melakukan pembersihan terhadap oknum anak buahnya yang terindikasi dikendalikan oleh warga binaan. Penggunaan HP di dalam ruangan tahanan bisa bebas seperti itu pasti ada setoran uang kepada oknum petugas. Kalau terbukti, kirim warga binaan tersebut ke Nusakambangan,” tegas Sandi.

Meningkatnya sorotan publik terhadap kasus ini membuat masyarakat mendesak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bangka Belitung bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) segera melakukan inspeksi mendadak secara menyeluruh.

Publik juga meminta dilakukan penyitaan barang terlarang, pemeriksaan internal terhadap petugas, hingga pembersihan total terhadap oknum yang diduga bermain mata dengan warga binaan.

Kasus ini menjadi alarm keras bahwa perang melawan narkotika tidak cukup hanya dilakukan di luar penjara. Sebab apabila Lapas yang seharusnya menjadi tempat pembinaan justru berubah menjadi ruang aman bagi praktik ilegal, maka upaya pemberantasan narkoba akan terus menghadapi ancaman serius.

Masyarakat Bangka Belitung kini menunggu langkah nyata aparat penegak hukum dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI untuk membuktikan bahwa negara tidak kalah oleh jaringan gelap yang beroperasi dari balik jeruji besi. (Yopi Herwindo/KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangka Barat Pertama di Babel Sahkan Peta Batas Desa/Kelurahan

    Bangka Barat Pertama di Babel Sahkan Peta Batas Desa/Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), resmi membagikan peta desa dan kelurahan yang telah disahkan melalui Peraturan Bupati. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum terkait batas wilayah serta mencegah potensi terjadinya sengketa antar desa maupun kelurahan di masa mendatang. Kamis (4/9/2025) Bupati Bangka Barat, Markus, […]

  • Terbongkar! Gudang Pengoplosan LPG Subsidi di Bangka, 164 Tabung Gas Disita Polisi

    Terbongkar! Gudang Pengoplosan LPG Subsidi di Bangka, 164 Tabung Gas Disita Polisi

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) mengungkap praktik dugaan pengoplosan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram ke tabung nonsubsidi ukuran 12 kilogram. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sebanyak 164 tabung gas berbagai ukuran dan menetapkan satu orang sebagai tersangka. Senin (9/2/2026) Pengungkapan kasus ini terungkap setelah sebuah truk berwarna hijau […]

  • Pemkot Pangkalpinang Dorong WUS Ikut KB Gratis, Antusias Tinggi di Lapangan

    Pemkot Pangkalpinang Dorong WUS Ikut KB Gratis, Antusias Tinggi di Lapangan

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Gratis Tahun 2025 pada Selasa (9/9/2025). Kegiatan yang berlangsung di Stadion Depati Amir Pangkalpinang ini menyasar 150 wanita usia subur (WUS) sebagai peserta layanan. Program ini merupakan bagian […]

  • HUT ke-22 Bangka Barat, DPRD Gelar Rapat Paripurna Dorong Semangat Baru untuk Kemajuan Daerah

    HUT ke-22 Bangka Barat, DPRD Gelar Rapat Paripurna Dorong Semangat Baru untuk Kemajuan Daerah

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Bangka Barat) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat menggelar rapat paripurna dengan agenda peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Bangka Barat di Gedung Mahligai Betason II pada Senin (26/5/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda Bangka Barat, antara lain: Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili, Wakil Bupati Bangka […]

  • WN Australia Pelaku Tindakan Asusila di Kuta Utara Dideportasi

    WN Australia Pelaku Tindakan Asusila di Kuta Utara Dideportasi

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BADUNG) — Kantor Imigrasi Ngurah Rai mendeportasi dan menerapkan penangkalan selama 10 tahun terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia yang sempat viral di media sosial terkait video dugaan tindakan asusila di kawasan pemukiman warga, Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada Sabtu (22/8/2026). Rabu (9/9/2026) Berdasarkan hasil […]

  • Kandungan LTJ dalam Produk Tambang Bukan Alasan Larangan Ekspor, Pemerintah Perjelas Aturan

    Kandungan LTJ dalam Produk Tambang Bukan Alasan Larangan Ekspor, Pemerintah Perjelas Aturan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Pemerintah memastikan larangan ekspor Logam Tanah Jarang (LTJ) hanya diberlakukan terhadap LTJ yang menjadi produk utama hasil pertambangan. Sementara itu, komoditas pertambangan lain yang mengandung LTJ sebagai unsur ikutan tetap diperbolehkan untuk diekspor, sepanjang memenuhi ketentuan dan persyaratan yang berlaku. Senin (3/8/2026) Kepastian tersebut menjadi hasil rapat koordinasi tata kelola ekspor […]

expand_less