Aksi Vulgar Akun TikTok “Ariska9502” di Live Komal Gegerkan Warga Bangka Belitung

ive TikTok “Papi Harvey” Berujung Skandal: Tayangan Tak Senonoh Tuai Kecaman

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Dunia maya di Bangka Belitung kembali dihebohkan oleh sebuah tayangan live TikTok yang menyuguhkan konten tak senonoh. Peristiwa itu terjadi pada Senin malam, 30 Juni 2025, pukul 23.17 WIB, saat siaran langsung melalui fitur Komal TikTok berlangsung di bawah akun “Papi Harvey”. Jum’at (4/7/2025).

Dalam tayangan tersebut, tercatat sembilan akun bergabung dalam sesi live, yang semula tampak normal dan diwarnai obrolan santai. Namun suasana berubah drastis ketika salah satu akun peserta, “Ariska9502”, tiba-tiba tampil dalam kondisi yang sangat mengejutkan.

banner 336x280

Akun itu, yang diduga sedang berada di kamar mandi, menampilkan aksi tanpa busana secara terang-terangan dan dinilai sangat vulgar.

Aksi tersebut sontak membuat geger penonton yang saat itu mencapai 449 orang. Beberapa warganet yang menyaksikan live bahkan melakukan tangkapan layar sebagai bukti tayangan yang kini telah menyebar luas di media sosial.

Tak hanya memicu kehebohan, kejadian ini juga menuai kecaman keras dari masyarakat. Pada Rabu malam, 2 Juli 2025, sejumlah warga menghubungi wartawan dan melaporkan insiden tersebut kepada DPW MABESBARA (Masyarakat Bersatu Membangun Bangsa dan Negara) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang dipimpin oleh Edi Muslim, A.Md.

Warga yang menyaksikan tayangan live tersebut menilai aksi akun “Ariska9502” sangat tidak pantas dan mencederai nilai-nilai moral, terutama di ruang publik digital yang bisa diakses siapa saja, termasuk anak-anak dan remaja.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Media sosial itu semestinya digunakan untuk hal-hal positif, bukan justru menyebarkan tontonan yang merusak moral generasi muda,” ujar salah satu warga kepada wartawan.

Lebih lanjut, Ketua DPW MABESBARA, Edi Muslim, mengutuk keras konten yang ditayangkan dalam siaran live tersebut. Ia menilai kejadian ini sebagai bentuk kemunduran etika digital yang harus ditindak secara hukum dan sosial.

“Kami tidak akan tinggal diam. Kami akan segera menyusun laporan resmi ke pihak berwajib agar kasus ini diselidiki secara hukum. Konten vulgar seperti ini tak boleh dibiarkan, apalagi jika dilakukan secara sengaja,” tegas Edi Muslim.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan platform media sosial, terutama fitur live yang bisa diakses luas oleh publik.

“Kami imbau masyarakat agar turut mengawasi ruang digital. Bila ada tayangan yang tidak sesuai dengan norma, jangan ragu untuk melapor. Ini demi menjaga ruang publik digital tetap sehat dan mendidik,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemilik akun “Papi Harvey” maupun “Ariska9502”.

Jejaring media KBO Babel ini masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna mendapatkan klarifikasi.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa dunia maya bukan ruang bebas tanpa batas. Tanggung jawab etis dan moral tetap harus dijaga dalam setiap interaksi, termasuk dalam siaran live yang kini makin mudah diakses semua kalangan. (Ryan AP/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *