KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menghadiri kegiatan silaturahmi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang yang dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dalam rangka bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah dinas Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (27/2/2026). Sabtu (28/2/2026)
Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai pertemuan tersebut. Selain menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu di Kota Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan ampunan yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan serta memperkuat silaturahmi antarpemangku kepentingan sebagai fondasi dalam membangun daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergitas. Kebersamaan dan kolaborasi menjadi kunci penting dalam mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi yang solid antara Pemprov Babel dan Pemkot Pangkalpinang akan berdampak langsung pada efektivitas program pembangunan, terutama yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ramadan, lanjutnya, menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen tersebut karena nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial semakin ditekankan.
Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis kepada anak-anak yatim piatu yang hadir. Selain itu, terdapat pula santunan Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada ahli waris penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang tengah menghadapi musibah.
Kegiatan juga diisi dengan ceramah agama yang menyampaikan tausiyah tentang makna Ramadan. Dalam tausiyah tersebut, jamaah diingatkan bahwa ibadah di bulan suci tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mencakup peningkatan kepedulian sosial, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Gubernur Babel beserta jajaran Forkopimda Provinsi dalam kegiatan tersebut. Ia menilai pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat berbuka puasa bersama sekaligus bersilaturahmi dengan Bapak Gubernur, Forkopimda Provinsi dan Kota Pangkalpinang, serta masyarakat. Ini juga menjadi ruang untuk berdiskusi ringan demi kemajuan daerah,” ungkapnya.
Saparudin menjelaskan bahwa santunan yang diberikan pada kesempatan tersebut menyasar masyarakat di lingkungan sekitar yang sedang mengalami musibah. Tiga keluarga yang menerima santunan merupakan penerima klaim dari BPJS Ketenagakerjaan, dengan iuran yang selama ini ditanggung oleh pemerintah kota sebagai bentuk perlindungan sosial bagi warganya.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Pemerintah kota berkomitmen untuk terus menghadirkan perlindungan sosial yang tepat sasaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi sangat penting dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan selaras dan tidak tumpang tindih. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan masyarakat dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Kegiatan silaturahmi tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Babel, Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, serta para pejabat di lingkungan Pemprov Babel dan Pemkot Pangkalpinang.
Momentum kebersamaan ini menjadi simbol kuatnya komitmen kedua pemerintah daerah dalam menjaga harmoni dan memperkuat kerja sama. Tidak hanya dalam aspek pembangunan fisik, tetapi juga dalam membangun solidaritas sosial dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemprov Babel bersama Pemkot Pangkalpinang kembali menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ramadan dijadikan sebagai pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
Dengan semangat Ramadan, diharapkan sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi mewujudkan Bangka Belitung yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya. (Mung Harsanto/KBO Babel)














