BI Babel Siapkan Rp 1,1 Triliun Uang Baru untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

Program SERAMBI 2026 Dimulai, Warga Babel Bisa Tukar Uang di 87 Titik Resmi

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi memulai program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 guna memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Senin (16/2/2026)

Dalam program tahunan tersebut, BI Babel menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp 1,1 triliun. Peluncuran program ditandai dengan kegiatan kick-off SERAMBI 2026 yang digelar di Lobby Teras Pundok Kantor BI Babel di Pangkalpinang pada Jumat (13/2/2026).

banner 336x280

Deputi Kepala Perwakilan BI Bangka Belitung, Farid Tamsil, mengatakan penyediaan uang tunai dalam jumlah besar ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik.

“Pada periode SERAMBI 2026, Bank Indonesia Babel menyiapkan uang layak edar sebesar Rp 1,1 triliun. Kami berharap kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi melalui layanan ini,” ujarnya.

Program SERAMBI tahun ini mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”. Selain memastikan ketersediaan uang pecahan kecil untuk tradisi berbagi THR, program ini juga bertujuan menjaga kelancaran sistem pembayaran serta stabilitas ekonomi daerah selama periode hari besar keagamaan.

Untuk menjamin pemerataan distribusi, BI menetapkan batas maksimal penukaran sebesar Rp 5,3 juta per paket untuk setiap orang. Kebijakan ini diambil agar lebih banyak masyarakat dapat memperoleh kesempatan menukar uang baru.

Sebanyak 87 titik penukaran disiapkan dan tersebar di seluruh wilayah Bangka dan Belitung. Layanan tersebut merupakan hasil kerja sama BI dengan berbagai bank umum yang beroperasi di daerah.

Masyarakat dapat memanfaatkan beberapa jenis layanan penukaran, antara lain kas keliling Bank Indonesia, kantor bank umum di seluruh wilayah Babel, serta layanan penukaran terpadu.

Salah satu lokasi utama layanan terpadu akan digelar di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang pada 2 hingga 3 Maret 2026. Lokasi ini dipilih karena mudah diakses masyarakat dan mampu menampung jumlah pengunjung yang besar.

Untuk menghindari antrean panjang, BI mewajibkan masyarakat melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi atau situs PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah). Melalui platform ini, warga dapat memilih jadwal, lokasi, serta waktu penukaran sesuai kebutuhan.

Pendaftaran penukaran dibuka dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB, sedangkan tahap kedua dibuka pada 27 Februari 2026 pada jam yang sama.

Farid menjelaskan sistem digital ini diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus memastikan proses penukaran berlangsung tertib dan efisien.

Selain penyediaan uang tunai, Bank Indonesia juga terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transaksi non-tunai selama Ramadan dan Idulfitri. Penggunaan metode pembayaran digital dinilai lebih praktis, aman, dan efisien.

“Bank Indonesia tetap mendorong pemberian THR dalam bentuk non-tunai seperti QRIS, top-up e-money, maupun transfer bank,” katanya.

Upaya ini sejalan dengan program digitalisasi sistem pembayaran nasional yang terus digencarkan BI, termasuk di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, BI Babel juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kualitas fisik uang rupiah melalui kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Edukasi ini menekankan pentingnya merawat uang agar tetap layak edar.

Masyarakat diimbau menerapkan prinsip 5J dalam memperlakukan uang, yakni Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi.

Menurut Farid, uang yang bersih, utuh, dan asli tetap sah digunakan meskipun bukan uang baru. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu memaksakan diri memperoleh uang baru jika uang lama masih layak edar.

“Selama uang tersebut bersih, utuh, dan asli, maka tetap layak edar dan sah digunakan. Uang tidak harus baru, yang penting nominalnya sama,” tegasnya.

Bank Indonesia berharap program SERAMBI 2026 dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan transaksi selama Ramadan dan Idulfitri sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap penggunaan rupiah secara bijak.

Dengan dukungan jaringan perbankan serta sistem pemesanan digital, BI optimistis layanan penukaran uang tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan merata di seluruh wilayah Kepulauan Bangka Belitung. (Sumber : wowbabel.com, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *