KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang terus mengambil langkah untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau. Kamis (13/8/2026)
Hingga Rabu (12/8/2026), BPBD Kota Pangkalpinang telah tiga kali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan. Penyaluran dilakukan di dua wilayah, yakni Kelurahan Air Itam sebanyak dua kali dan Kelurahan Kerabut sebanyak satu kali.
Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi, mengatakan setiap kali distribusi pihaknya menyiapkan sekitar 4.000 liter air bersih untuk satu lokasi.
“Setiap kali distribusi, BPBD menyiapkan sekitar 4.000 liter air bersih untuk satu lokasi. Dalam satu kali penyaluran, bantuan tersebut dapat melayani sedikitnya 10 rumah warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air,” ujar Dedi, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kesulitan memperoleh pasokan air selama musim kemarau. Air yang disalurkan BPBD bukan untuk konsumsi atau diminum, melainkan digunakan untuk kebutuhan mandi, mencuci, dan kakus (MCK).
Layanan Gratis Masih Dibuka
BPBD Kota Pangkalpinang memastikan layanan distribusi air bersih secara gratis masih dibuka bagi masyarakat yang mengalami kesulitan air selama musim kemarau.
Dedi mengimbau masyarakat yang terdampak tidak ragu mengajukan permohonan bantuan. Untuk mempermudah pendataan dan distribusi, pihaknya meminta ketua RT maupun RW berperan aktif mengidentifikasi rumah warga yang membutuhkan pasokan air.
“Kami harapkan RT atau RW mendata rumah-rumah yang membutuhkan air. Kalau sudah ada minimal 10 rumah, kami siap datang dan air diberikan secara gratis,” katanya.
Pendataan tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran. Dengan adanya pengelompokan warga yang membutuhkan, BPBD dapat menentukan lokasi distribusi sekaligus menyesuaikan kebutuhan air di lapangan.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat mengajukan permohonan dengan menghubungi Call Center BPBD Kota Pangkalpinang di 0811-7161-000.
BPBD mengingatkan bahwa bantuan air bersih tersebut diprioritaskan bagi warga yang benar-benar mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kondisi musim kemarau.
Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau
Penyaluran air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk respons Pemkot Pangkalpinang dalam menghadapi dampak musim kemarau. Selain persoalan ketersediaan air, kondisi cuaca kering juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan dan permukiman.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pangkalpinang telah meminta BPBD meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca kering.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengatakan BPBD telah diminta memperkuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan selama musim kemarau.
“Saya memerintahkan BPBD untuk terus melakukan langkah-langkah antisipatif dan preventif terhadap potensi kebakaran. Kesiapsiagaan harus ditingkatkan agar kejadian yang tidak kita inginkan dapat dicegah sedini mungkin,” ujarnya.
Menurut Pemkot Pangkalpinang, kesiapsiagaan perlu dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan pemerintah, petugas di lapangan, hingga masyarakat. Warga juga diharapkan segera melaporkan apabila mengalami kesulitan air atau menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana.
Dengan layanan distribusi air bersih yang masih dibuka, masyarakat terdampak kekeringan diharapkan dapat memperoleh bantuan tepat waktu. BPBD juga terus memantau kondisi di sejumlah wilayah untuk mengantisipasi bertambahnya warga yang membutuhkan pasokan air selama musim kemarau.
Pemkot Pangkalpinang mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut melalui koordinasi RT dan RW sehingga distribusi air dapat dilakukan secara terarah, merata, dan sesuai kebutuhan warga. (Sumber : RRI, Editor : KBO Babel)











