Catatan Kelam Kelulusan 2025: 3 Siswa SD dan 2 Siswa SMP di Pangkalpinang Tak Lulus

7.459 Siswa Pangkalpinang Lulus, 5 Siswa Tak Lulus karena Putus Sekolah

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Pangkalpinang mencatatkan sejarah baru dalam pelaksanaan pengumuman kelulusan tahun ajaran 2024/2025. Sebanyak 7.459 siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dinyatakan lulus. Namun, catatan membanggakan ini sedikit tercoreng dengan tidak lulusnya lima siswa yang diketahui sudah tidak aktif mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Jumat (4/7/2025)

Kepala Dindikbud Kota Pangkalpinang, Erwandy, menjelaskan secara rinci bahwa kelima siswa yang tidak lulus tersebut terdiri dari tiga siswa SD dan dua siswa SMP.

banner 336x280

“Tiga siswa SD berasal dari SDN 2, SDN 57, dan SDN 58. Sedangkan dua siswa SMP berasal dari SMP Negeri 9 dan SMP Muhammadiyah. Mereka dinyatakan tidak lulus karena sudah berhenti sekolah dan tidak mengikuti proses pembelajaran hingga akhir tahun ajaran,” kata Erwandy, Kamis (3/7/2025).

Menurut Erwandy, keputusan tidak meluluskan siswa tersebut diambil setelah pihak sekolah melakukan berbagai upaya pembinaan dan pendekatan kepada siswa dan orang tua. Namun, karena ketidakhadiran mereka yang berlangsung lama, sekolah tidak dapat memberikan penilaian yang menjadi syarat mutlak kelulusan.

“Ketidakhadiran siswa secara terus-menerus membuat pihak sekolah tidak dapat memberikan penilaian. Alhasil, kelima siswa itu harus dinyatakan tidak lulus sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Erwandy kemudian memaparkan jumlah siswa yang dinyatakan lulus pada tahun ajaran 2024/2025. Pada jenjang SD, sebanyak 4.043 siswa dinyatakan lulus, terdiri dari 2.993 siswa SD Negeri dan 1.050 siswa SD Swasta. Sementara pada jenjang SMP, sebanyak 3.416 siswa berhasil lulus, dengan rincian 2.628 siswa SMP Negeri dan 788 siswa SMP Swasta.

“Total keseluruhan siswa SD dan SMP yang lulus pada tahun ajaran ini berjumlah 7.459 siswa,” ujar Erwandy.

Yang menarik, pelaksanaan pengumuman kelulusan tahun ini mencatat sejarah baru bagi dunia pendidikan di Kota Pangkalpinang. Untuk pertama kalinya, Dindikbud menerapkan sistem pengumuman kelulusan secara daring (online). Langkah ini merupakan bagian dari inovasi layanan pendidikan yang sejalan dengan program smart city di Pangkalpinang.

“Alhamdulillah, pelaksanaan kelulusan berjalan lancar tanpa kendala. Pengumuman secara online juga disambut antusias oleh siswa dan wali murid. Ini menjadi langkah awal digitalisasi pelayanan pendidikan di Pangkalpinang,” ungkap Erwandy dengan optimistis.

Ia berharap inovasi pengumuman kelulusan online ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang dan semakin disempurnakan untuk memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat.

(Sumber: KBO Babel, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *