KBOBABEL.COM (BAKAM) — Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas Jalan Nasional Pangkalpinang–Mentok tepatnya di Desa Neknang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Rabu (27/5/2026) sore. Sebuah truk bernomor polisi BE 9280 QA hilang kendali hingga menabrak rombongan pemuda yang sedang duduk di pinggir jalan serta menghantam sejumlah sepeda motor yang terparkir di lokasi kejadian. Kamis (21/5/2026)
Insiden maut tersebut mengakibatkan dua remaja meninggal dunia di tempat, satu korban dalam kondisi kritis, serta dua korban lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.
Kapolres Bangka Deddy Dwitiya melalui Kapolsek Bakam, Pardamaen menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk berwarna kuning yang dikemudikan TN (37) melaju dari arah Desa Tiang Tarah menuju Desa Neknang.
Menurut keterangan polisi, sopir truk diduga mencoba menyalip kendaraan lain yang berada di depannya. Namun saat proses menyalip berlangsung, kendaraan besar tersebut tiba-tiba hilang kendali.
“Saat itu truk hendak menyalip kendaraan di depan namun hilang kendali hingga oleng ke kiri jalan lalu menabrak rombongan pemuda yang berada di pinggir jalan,” ungkap Pardamaen kepada wartawan.
Truk kemudian melaju tak terkendali ke sisi kiri jalan dan langsung menghantam para pemuda yang sedang berkumpul di tepi jalan dekat alur sungai. Selain menyeruduk korban, truk juga menghantam deretan sepeda motor yang sedang terparkir.
Benturan keras membuat suasana di lokasi kejadian berubah panik. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan memberikan pertolongan kepada para korban yang tergeletak di pinggir jalan.
Dua korban remaja yang diketahui berinisial DA (15) dan AG (16) dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka parah.
Sementara satu korban lainnya, RA (15), mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Bakam untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Selain itu, dua korban lain yakni AI (18) dan DD (33) mengalami luka-luka dan turut menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.
“Ada lima korban pemuda di mana korban berinisial DA (15) dan AG (16) meninggal dunia. Satu korban RA (15) dalam kondisi kritis sedangkan AI (18) dan DD (33) luka-luka saat ini dirawat di puskesmas. Untuk sopir TN (37) mengalami luka ringan,” jelas Pardamaen.
Petugas dari Polsek Bakam bersama warga segera melakukan evakuasi terhadap para korban dan mengamankan lokasi kecelakaan agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di jalur nasional tersebut.
Beberapa kendaraan yang rusak akibat tabrakan juga dipindahkan dari badan jalan guna memperlancar arus lalu lintas.
Sementara itu, sopir truk TN diamankan aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.
Kasus tersebut kini ditangani Unit Laka Lantas Polres Bangka untuk proses penyelidikan lebih mendalam.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian serta melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan truk yang terlibat kecelakaan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena lokasi kejadian merupakan salah satu ruas jalan nasional yang cukup padat dilalui kendaraan besar, terutama truk angkutan barang.
Warga sekitar mengaku sering melihat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi di jalur tersebut sehingga dinilai rawan kecelakaan, terlebih di kawasan yang dekat dengan permukiman warga.
Kecelakaan maut ini juga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, khususnya karena dua korban yang meninggal masih berusia remaja.
Tangis keluarga pecah saat proses evakuasi korban berlangsung di lokasi kejadian maupun saat jenazah dibawa ke rumah duka.
Kapolsek Bakam mengimbau seluruh pengendara, terutama kendaraan besar, agar lebih berhati-hati saat berkendara dan tidak memaksakan menyalip kendaraan apabila kondisi jalan tidak memungkinkan.
Pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya memastikan kondisi kendaraan tetap layak jalan demi mencegah kecelakaan fatal di jalan raya.
“Kami mengimbau seluruh pengendara agar berhati-hati saat berkendara dan memastikan kendaraan dalam kondisi aman sebelum digunakan,” tutup Pardamaen. (Sumber : Laspela, Editor : KBO Babel)

















