Diduga Tersetrum Listrik Tangki Air, Penjaga Kostel di Pangkalpinang Ditemukan Tewas

Penjaga Kostel Erwin Tewas di Tempat Kerja, Polisi Duga Akibat Korsleting Listrik

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Seorang penjaga Kos dan Hotel (Kostel) bernama Erwin ditemukan meninggal dunia di tempat kerjanya yang berada di Kelurahan Kejaksaan, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Selasa (30/12/2025) pagi. Korban diduga meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dari mesin air dan tangki air yang berada di salah satu ruangan paling ujung kostel tersebut.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang pengunjung kostel yang hendak beraktivitas pada pagi hari. Saat itu, pengunjung tersebut menemukan Erwin sudah tergeletak tak bernyawa di dekat tangki air. Posisi korban berada di ruangan yang biasa digunakan sebagai tempat pengisian dan penampungan air untuk kebutuhan kamar-kamar kostel.

banner 336x280

Mengetahui kejadian tersebut, pengunjung langsung melaporkannya kepada warga sekitar. Informasi itu kemudian diteruskan kepada ketua RT dan RW setempat sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas kepolisian dari Polresta Pangkalpinang dan Polsek Taman Sari mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolsek Taman Sari, AKP Fery, membenarkan adanya penemuan mayat seorang pria yang diketahui bekerja sebagai penjaga kostel. Ia mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan area, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Korban ini warga Pangkalbalam, tapi tinggal di Air Itam dan bekerja di sini sebagai penjaga kostel bernama Erwin, usia 27 tahun. Ditemukan tewas oleh pengunjung hotel. Kami datang untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah,” ujar AKP Fery kepada wartawan.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menduga kuat korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik. Dugaan tersebut muncul setelah petugas menemukan adanya mesin air dan tangki air di sekitar lokasi korban tergeletak. Selain itu, terdapat indikasi air yang meluap dari tangki air sehingga diduga mengenai instalasi listrik.

“Dugaan sementara korban tersetrum listrik akibat ada air dari tangki air yang meluap. Jenazah sudah kita evakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi,” jelas AKP Fery.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah Erwin kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Kota Pangkalpinang untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Usai dilakukan otopsi, jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

AKP Fery menegaskan, dari hasil pemeriksaan sementara dan keterangan saksi-saksi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penyebab lain yang mengarah pada tindak pidana. Polisi memastikan bahwa korban meninggal dunia murni akibat kecelakaan kerja yang disebabkan oleh korsleting listrik.

“Tidak ada penyebab lain. Korban tersengat korsleting listrik mesin air hingga korban dinyatakan meninggal dunia. Kondisi tangan kiri korban juga ditemukan melepuh akibat sengatan listrik,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RW 03 RT 02 Kelurahan Kejaksaan, Yudi, mengatakan bahwa dirinya menerima laporan dari warga terkait penemuan seorang pria yang meninggal dunia di kostel tersebut. Setelah menerima laporan, ia langsung mendatangi lokasi dan memastikan kebenaran informasi tersebut sebelum menghubungi pihak kepolisian.

“Pagi tadi ada pengunjung lapor ke warga, lalu warga datang ke rumah melapor ke saya ada orang meninggal. Saya datang ke sini mengecek dan kemudian melaporkan ke pihak kepolisian,” ungkap Yudi.

Yudi mengaku pada awalnya belum mengetahui secara pasti identitas korban. Ia hanya mengetahui bahwa pria tersebut merupakan penjaga kostel dan biasa beraktivitas di area tersebut setiap hari. Menurut keterangan pengunjung, korban masih sempat terlihat beraktivitas pada pagi hari sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.

“Penjaga sini, tapi belum tahu identitasnya waktu itu. Pengunjung sempat melihat dia pagi hari masih ada sebelum ditemukan meninggal,” ujarnya.

Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan sejumlah petugas kepolisian berseragam maupun berpakaian preman masih berada di area kostel untuk melakukan olah TKP dan mengamankan lokasi. Kedatangan polisi sempat menghebohkan warga sekitar dan menarik perhatian pengunjung kostel yang keluar untuk melihat situasi di luar bangunan.

Hingga siang hari, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi kejadian untuk memastikan tidak ada faktor lain yang menyebabkan meninggalnya korban. Polisi juga mengimbau pemilik tempat usaha agar lebih memperhatikan aspek keselamatan kerja, khususnya instalasi listrik dan peralatan air, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. (Sumber : Bangkapos, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *