KBOBABEL.COM (SUNGAILIAT) – Liburan keluarga di Pantai Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, berubah menjadi tragedi. Empat wisatawan asal Kota Palembang, Sumatera Selatan, dilaporkan terseret ombak saat bermain di kawasan pantai pada Kamis (9/7/2026) sore. Dalam peristiwa tersebut, tiga anak berhasil diselamatkan, sementara seorang korban dewasa meninggal dunia. Jum’at (10/7/2026)
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.45 WIB dan langsung mengundang perhatian para pengunjung serta warga yang berada di sekitar Pantai Matras. Informasi mengenai adanya wisatawan yang tenggelam segera diteruskan kepada petugas sehingga proses penyelamatan dilakukan secepat mungkin.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Brimob Kompi Sungailiat, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung, Satpolairud Polres Bangka, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka, PSC 119, dibantu nelayan dan masyarakat sekitar, langsung melakukan pencarian terhadap para korban.
Berkat koordinasi yang cepat, seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi ke daratan sekitar pukul 16.00 WIB atau sekitar 15 menit setelah laporan pertama diterima.
Berdasarkan data yang dihimpun, keempat korban merupakan satu rombongan keluarga yang berasal dari kawasan 21 Ulu, RT 11, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang.
Tiga korban anak-anak berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan masih sadar. Mereka masing-masing berinisial Ca (12), Jo (9), dan K (10).
Sementara itu, satu korban dewasa berinisial SN (46) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah sempat terseret ombak.
“Sekitar jam empat tadi kejadiannya, ada anak-anak dan orang dewasa yang tenggelam,” ujar Rendi, salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.
Usai dievakuasi, seluruh korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Medika Stania Sungailiat sekitar pukul 16.05 WIB.
Ketiga anak yang selamat mendapatkan penanganan medis untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap stabil sekaligus mengatasi trauma akibat peristiwa yang dialami.
Sedangkan korban dewasa yang meninggal dunia diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian para wisatawan yang sedang berlibur di Pantai Matras. Banyak pengunjung ikut membantu proses evakuasi dengan memberikan ruang bagi petugas serta membantu membawa peralatan penyelamatan.
Pantai Matras merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bangka yang setiap akhir pekan maupun musim liburan selalu dipadati wisatawan, baik dari Bangka Belitung maupun dari luar daerah.
Meski dikenal memiliki hamparan pasir putih dan ombak yang relatif tenang di beberapa titik, kondisi gelombang laut dapat berubah sewaktu-waktu, terutama saat cuaca kurang bersahabat atau ketika pengunjung berenang terlalu jauh dari bibir pantai.
Karena itu, pengunjung diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, mematuhi peringatan petugas, serta tidak berenang di area yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa aktivitas wisata di pantai tetap memiliki risiko sehingga kewaspadaan harus selalu diutamakan, terutama ketika membawa anak-anak.
Hingga Kamis malam, aparat bersama instansi terkait masih melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan keluarga korban terkait penanganan lebih lanjut.
Tragedi di Pantai Matras tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban yang datang ke Bangka untuk menikmati liburan. Di tengah suasana rekreasi yang seharusnya membawa kebahagiaan, musibah itu justru merenggut satu nyawa dan meninggalkan trauma bagi tiga anak yang berhasil diselamatkan berkat kesigapan Tim SAR gabungan, nelayan, dan masyarakat yang bergerak cepat melakukan upaya penyelamatan. (Sumber : Babelpos.id, Editor : KBO Babel)
















