
KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui penguatan perlindungan tenaga kerja dan optimalisasi program jaminan sosial. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, dalam peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Pasir Padi Beach Tower, Jumat (1/5/2026). Senin (4/5/2026)
Peringatan Hari Buruh yang jatuh setiap 1 Mei menjadi momentum penting untuk merefleksikan kondisi pekerja sekaligus memperkuat komitmen berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja. Dalam kegiatan yang diinisiasi Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPI) Bangka Belitung tersebut, Wali Kota menyoroti pentingnya perlindungan sosial sebagai fondasi utama kesejahteraan pekerja.

Dalam sambutannya, Prof. Saparudin mengakui bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi para pekerja, khususnya dalam pemenuhan hak dan jaminan kesejahteraan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya melakukan perbaikan secara bertahap.
“Kami menyadari belum semua harapan pekerja dapat terpenuhi secara maksimal. Namun, berbagai langkah perbaikan terus kami lakukan, termasuk memperluas kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan yang lebih nyata bagi pekerja,” ujarnya.
Menurutnya, program jaminan sosial menjadi instrumen penting dalam memberikan rasa aman bagi pekerja, terutama dalam menghadapi risiko kerja, kecelakaan, hingga jaminan hari tua. Oleh karena itu, Pemkot Pangkalpinang berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kepesertaan pekerja dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global, Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlangsungan dunia usaha. Ia menilai, stabilitas perusahaan menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan lapangan kerja.
“Jika perusahaan tidak dalam kondisi sehat, maka pekerja juga akan terdampak. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan dan sinergi yang kuat antara pekerja, pemerintah, dan pelaku usaha,” jelasnya.
Ia mengajak seluruh perusahaan di Pangkalpinang untuk terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis dengan para pekerja. Menurutnya, kerja sama yang baik antara kedua belah pihak akan berdampak positif terhadap produktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, Prof. Saparudin juga memberikan motivasi kepada para pekerja agar tetap menjaga semangat kerja dan optimisme dalam menghadapi tantangan ekonomi yang masih berlangsung, baik di tingkat nasional maupun global.
“Perusahaan merupakan tempat bergantung bagi para pekerja. Karena itu, kita harus bersama-sama menjaga dan memajukannya. Kami berharap para pekerja tetap semangat, menjaga kesehatan, serta terus optimistis dalam menatap masa depan,” katanya.
Peringatan Hari Buruh di Pangkalpinang tahun ini berlangsung dalam suasana kebersamaan dan penuh semangat. Selain menjadi ajang silaturahmi antara pekerja, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog untuk menyampaikan aspirasi serta mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap tercipta hubungan industrial yang lebih harmonis dan berkelanjutan, sehingga kesejahteraan pekerja dapat terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen terhadap perlindungan pekerja diharapkan tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga diwujudkan melalui langkah konkret dan kolaborasi yang kuat antar semua pihak terkait. (Ahmad Handira Sandy/KBO Babel)














