KBOBABEL.COM (PANGKAL PINANG) — Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia 2026 , Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Bangka Belitung berkolaborasi dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kota Pangkal Pinang sukses menggelar aksi kesehatan terpadu. Acara yang mengusung semangat hidup sehat ini dipusatkan di Wilhelmina Taman Sari, Kota Pangkal Pinang, pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Senin (5/10/2026)

Adapun tema kali ini adalah “Don’t Miss a Beat” berarti “Jangan lewatkan satu ketukan pun” atau dalam konteks kesehatan jantung, “Jangan lewatkan detak jantung”. Dimana menjaga kesehatan jantung tidak mesti dimulai dari hal yang besar, melainkan dapat dimulai dari hal yang kecil seperti berolahraga rutin, mengatur pola makan, berhenti merokok hingga rutin mengecek tekanan darah merupakan langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap hari.
Ratusan masyarakat Pangkal Pinang memadati lokasi sejak pagi hari untuk mengikuti lima rangkaian kegiatan utama yang disiapkan oleh panitia:
- Senam Jantung Sehat:Mengajak warga aktif bergerak bersama demi menjaga kebugaran kardiovaskular.
- Donor Darah:Aksi sosial kemanusiaan untuk membantu ketersediaan stok darah bagi yang membutuhkan, yang diikuti oleh semua peserta kegiatan.
- Pemeriksaan Kesehatan:Skrining gratis untuk mendeteksi dini faktor risiko penyakit sistemik, bekerja sama dengan Puskesmas Taman Sari Kota Pangkal Pinang.
- Edukasi Kesehatan:Edukasi langsung mengenai pencegahan penyakit dan pentingnya menjaga jantung, yang disampaikan oleh dokter spesialis penyakit dalam dr. Rosalin Ma’ruf, Sp.PD
- Pembagian Doorprize:Pembagian hadiah menarik sebagai apresiasi atas antusiasme warga yang hadir.
Ajakan Menyayangi Jantung Sejak Dini
Ketua Panitia sekaligus Ketua Pelaksana Harian YJI Cabang Bangka Belitung, Maulai Ahadi, S.E., M.M., menyampaikan bahwa agenda besar ini diharapkan mampu mengubah perilaku hidup masyarakat. Beliau menekankan pentingnya kesadaran personal dalam menjaga kesehatan organ vital ini.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini memberikan dampak nyata kepada masyarakat untuk mulai menyayangi jantung mereka dengan cara konsisten menjaga kesehatannya, sebagaimana yang juga disampaikan oleh dr. Rosalin, Sp.PD mengenai pentingnya pencegahan penyakit Jantung,” ujar Maulai Ahadi.
Kolaborasi Lintas Profesi untuk Bangka Belitung Sehat
Di tempat yang sama, Ketua IAKMI Kota Pangkal Pinang, Eviheriyanto, S.K.M., M.K.M., C.Med. menegaskan bahwa tantangan di sektor kesehatan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Sinergi antar disiplin ilmu menjadi kunci utama dalam membangun derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Kegiatan ini salah wujud dari tugas pokok dan fungsinya IAKMI yang bertujuan untuk memberikan edukasi publik, serta kemitraan strategis dengan pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan Masyarakat.
“Masalah kesehatan merupakan tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, kegiatan ini dilaksanakan dengan cara berkolaborasi lintas sektor dan antar organisasi, terutama organisasi kesehatan. Melalui momentum ini, masing-masing profesi dapat memberikan kontribusi terbaiknya dalam mewujudkan masyarakat Bangka Belitung yang sehat,” pungkas Eviheriyanto yang juga merupakan salah satu pengurus Yayasan Jantung Indonesia Bangka Belitung.
Antusias peserta luar biasa
Melihat banyaknya antusias dan kesadaran warga yang mengikuti kegiatan tersebut Zamziri, S.Kep., Ners., M.Kes., AIFO selaku Sekretaris Yayasan Jantung Indonesia Bangka Belitung berencana akan melaksanakan kegiatan serupa ditahun mendatang lebih banyak lagi melibatkan semua pihak yang peduli akan Kesehatan khususnya Kesehatan jantung, doakan ya. Sambil menyebutkan slogan…Jantung….Sehat……, Jantung Sehat……, Sehaaaat Jaantungkuuu. (*)
















