Hasil Survei Tiga Lembaga: Swing Voters Jadi Penentu di Pilkada Ulang Pangkalpinang

Survei Pilkada Pangkalpinang: 55% Pemilih Belum Tentukan Pilihan, Pertarungan Kian Sengit

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Tiga lembaga survei telah merilis hasil survei sementara terkait Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025 di tengah dinamika politik yang terus bergerak. Nama incumbent Maulan Aklil atau Molen saat ini masih memimpin peta elektabilitas dalam berbagai skenario. Meski demikian, posisi tersebut belum sepenuhnya aman mengingat peta demokrasi Kota Pangkalpinang kerap diwarnai kejutan-kejutan politik. Rabu (9/7/2025)

Partisipasi publik yang fluktuatif dan tingginya angka swing voters (pemilih mengambang) menjadi faktor utama yang membuat dinamika Pilkada Ulang Pangkalpinang terus berubah hingga hari pemungutan suara pada 27 Agustus 2025 mendatang.

banner 336x280

Menurut data statistik sementara dari tiga lembaga survei, peta elektabilitas para calon dapat dirangkum sebagai berikut:

1. Elekta Research Center – Universitas Pertiba
Survei yang dilakukan pada periode 14–19 Juni 2025 dengan melibatkan 351 responden menggunakan metode stratified multistage random sampling menunjukkan hasil yang cukup menarik.

Hasil survei menyebutkan, “Maulan Aklil (Molen): Elektabilitas tertinggi sebagai bakal calon Walikota” dan “Radmida Dawam: Elektabilitas tertinggi sebagai bakal calon Wakil Walikota.”

Partisipasi potensial tercatat mencapai 76,3 persen responden yang menyatakan akan memilih jika Pilkada digelar hari ini. Sedangkan, golput berada pada angka 5,7 persen dan sebanyak 18 persen responden menyatakan belum memutuskan pilihan.
(Sumber: Babelpos/Disway.id)

2. Pangkalpinang Institute
Survei berikutnya digelar Pangkalpinang Institute pada periode 26–30 Juni 2025. Meski jumlah responden tidak disebutkan secara rinci, hasil yang dirilis menunjukkan persaingan yang cukup ketat di antara para pasangan calon.

“Maulan Aklil – Zeki Yamani: 13,6%
Saparudin Masyarif – Dessy Ayutrisna: 11,9%
Basit Sucipto – Dede Purnama: 10,2%
Eka Mulya Putra – Radmida Dawam: 8,9%
Belum Menentukan Pilihan: 55,3%”
(Sumber: Trasberita.com)

Hasil tersebut memperlihatkan angka pemilih yang belum menentukan pilihan masih sangat besar, yakni mencapai lebih dari setengah responden, sehingga semua kandidat masih memiliki peluang yang relatif seimbang.

3. Indikator Politik Indonesia
Indikator Politik Indonesia dalam survei periode Mei 2025 juga mencatat hasil yang kompetitif.
“Maulan Aklil (Molen): 19,3%
Basit Cinda: 17,7%
Saparudin: 14,8%
Eka Mulya Putra – Radmida Dawam: Belum masuk dalam survei elektoral saat itu
Belum Menentukan Pilihan: 35,9%”
(Sumber: Djituberita.com)

Dari hasil ini, terlihat adanya pergerakan dukungan terhadap kandidat di luar incumbent yang semakin mendekat.

Pemilih Penentu Masih Bergerak
Simulasi hasil sementara ini merupakan agregasi dari survei Elekta Research Center, Pangkalpinang Institute, dan Indikator Politik Indonesia serta estimasi penyebaran populasi pemilih. Data ini bukan merupakan rilis resmi per-lembaga survei.

Berdasarkan data KPU Kota Pangkalpinang, pilkada ulang ini merupakan kelanjutan dari pilkada serentak 27 November 2024. KPU telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 169.016 orang, dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 83.704 orang dan pemilih perempuan 85.312 orang. Para pemilih tersebut tersebar di 7 kecamatan, 42 kelurahan, dan 311 TPS.

Meskipun peluit resmi dari KPU dan Bawaslu setempat belum ditiup (tahapan kampanye), para kandidat mulai aktif melakukan safari politik, blusukan ke permukiman warga, dan mendekati komunitas akar rumput.

Dengan waktu yang tersisa menuju hari pencoblosan, semua kandidat masih memiliki peluang yang sama. Para pengamat politik menyebutkan, strategi komunikasi, kampanye terbuka, serta penguatan relawan akan menjadi kunci utama untuk merebut suara pemilih yang belum menentukan pilihan. (Sumber: Djitu Berta/TrasBerita/BabelPos/Disway.id, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *