KBOBABEL.COM (Jakarta) — Kaukus Muda Anti Korupsi atau KAMAKSI menyatakan politisi asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rudianto Tjen, bersih dari praktik korupsi setelah organisasi tersebut melakukan investigasi mendalam terkait dugaan penyimpangan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN. Kesimpulan itu disampaikan setelah KAMAKSI menelusuri berbagai isu yang sempat berkembang di ruang publik, termasuk tuduhan kepemilikan kapal isap dan keterkaitan dengan sejumlah perusahaan tertentu. Kamis (4/12/2025)
Ketua Umum DPP KAMAKSI Joko Priyoski mengatakan hasil penelusuran internal tidak menemukan bukti yang mengarah pada adanya tindak pidana korupsi maupun manipulasi pelaporan harta kekayaan oleh Rudianto Tjen. Ia menegaskan bahwa investigasi dilakukan tidak hanya berbasis dokumen, tetapi juga melalui klarifikasi lapangan, wawancara, serta penelaahan terhadap data kepemilikan aset yang menjadi sorotan masyarakat.
Joko menyebut selama proses investigasi, pihaknya menelusuri berbagai tuduhan yang beredar di media sosial maupun pemberitaan daring, termasuk isu kepemilikan kapal isap timah dan perusahaan tertentu yang dikaitkan dengan Rudianto. Dari hasil penelusuran tersebut, KAMAKSI menyimpulkan bahwa aset yang selama ini dipersoalkan ternyata berada atas nama keluarga dan tidak tercatat sebagai milik pribadi yang bersangkutan.
“Hasil investigasi kami tidak menemukan bukti keterlibatan Rudianto Tjen dalam praktik korupsi. Kami meminta pihak yang selama ini membuat framing negatif terhadap beliau untuk menghentikan manuver politik yang tidak berdasar,” ujar Joko dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa, 3 Desember 2025.
Ia juga menilai Rudianto Tjen merupakan figur politisi yang merakyat, komunikatif, dan konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat di daerah pemilihannya. Menurut Joko, gaya komunikasi Rudianto yang akrab dan tidak berjarak dengan warga menjadi salah satu alasan mengapa ia memiliki basis dukungan kuat di Bangka Belitung hingga saat ini.
Selain aktivitas politik di parlemen, Rudianto Tjen juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial. KAMAKSI mencatat sejumlah program yang kerap dilakukan, seperti operasi katarak gratis bagi warga kurang mampu, pemberian beasiswa pendidikan, bantuan sosial, hingga renovasi rumah warga yang dinilai tidak layak huni.
Julukan akrab “Bos” yang sering disematkan kepada Rudianto oleh masyarakat disebut KAMAKSI mencerminkan karakter egaliter dan terbuka. Menurut Joko, sapaan tersebut bukan simbol kekuasaan, melainkan bentuk kedekatan emosional antara seorang wakil rakyat dengan konstituennya di daerah.
Rudianto Tjen sendiri merupakan anggota DPR RI yang telah menjabat selama lima periode berturut-turut. Dalam perjalanan karier politiknya, ia dikenal aktif di berbagai alat kelengkapan dewan serta terlibat dalam pembahasan sejumlah regulasi yang berkaitan dengan pembangunan daerah, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.
KAMAKSI menegaskan kesimpulan ini diharapkan dapat meluruskan persepsi publik yang selama ini berkembang berdasarkan informasi yang belum terverifikasi secara menyeluruh. Organisasi tersebut juga mengingatkan agar kritik terhadap pejabat publik tetap disampaikan secara objektif, berbasis data, serta tidak bermuatan fitnah atau kepentingan politik sesaat.
Sebagai penutup, Joko Priyoski menyampaikan harapannya agar polemik yang selama ini menyeret nama Rudianto Tjen dapat segera berakhir. Ia juga menyatakan doa agar Rudianto selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat serta tetap konsisten mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Sikap KAMAKSI ini sekaligus menjadi bantahan resmi atas berbagai narasi yang sempat berkembang liar di ruang publik dan diharapkan dapat memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap integritas Rudianto Tjen dalam menjalankan tugas kenegaraan nasional. (Sumber : Djitu Berita, Editor : KBO Babel)










