Kolaborasi PT TIMAH Tbk dan UMKM, Puluhan Guru Pangkalpinang Didorong Kembangkan Pembelajaran Kreatif

Dukung UMKM dan Pendidikan Kreatif, PT TIMAH Tbk Gelar Pelatihan Meronce bagi Guru di Pangkalpinang

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus peningkatan kualitas pendidikan. Melalui kolaborasi bersama mitra binaan O’Bross Collection dan Pemerintah Kota Pangkalpinang, PT TIMAH Tbk menggelar pelatihan bertajuk “Meronce Bersama O’Bross” bagi guru sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pangkalpinang. Selasa (13/1/2026)

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa (12–13/1/2026), ini digelar di Gedung Dekranasda Kota Pangkalpinang dan diikuti oleh puluhan guru dari berbagai sekolah. Pelatihan ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia usaha, UMKM, dan sektor pendidikan dalam mendorong pengembangan kreativitas serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

banner 336x280

Pelatihan meronce tersebut tidak hanya bertujuan membekali guru dengan keterampilan baru, tetapi juga mendorong penerapan pembelajaran berbasis kreativitas di sekolah. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana bagi UMKM untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui transfer keterampilan yang aplikatif dan bernilai ekonomi.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Novian Yuspandi, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun antara PT TIMAH Tbk, UMKM, dan pemerintah daerah. Menurutnya, pelatihan ini sejalan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi guru yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga keterampilan praktis.

“Pelatihan ini memberikan tambahan keterampilan bagi guru yang dapat diterapkan langsung dalam proses pembelajaran di sekolah. Kreativitas seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pendidikan yang lebih menarik, inovatif, dan bermakna bagi siswa,” ujar Novian.

Ia berharap, materi yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan oleh para guru kepada siswa, khususnya dalam mata pelajaran prakarya dan pengembangan keterampilan. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga memiliki bekal kreativitas sejak dini.

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kota Pangkalpinang, Linda, menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis di tengah keterbatasan anggaran pemerintah. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperluas manfaat pembangunan.

“Tidak semua segmen bisa dipenuhi oleh pemerintah. Di masa efektivitas anggaran seperti sekarang, kolaborasi harus dibangun oleh semua pihak. UMKM sebagai pelaku, dunia usaha seperti PT TIMAH Tbk melalui program CSR, dan OPD terkait bisa saling menguatkan,” jelas Linda.

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana UMKM tidak hanya dibina dari sisi ekonomi, tetapi juga didorong untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui keahlian dan keterampilan yang dimiliki. Hal ini dinilai dapat meningkatkan nilai sosial UMKM di tengah masyarakat.

Owner O’Bross Collection, Fany Pratiwi, menyebut pelatihan ini sebagai pengalaman pertama berkolaborasi langsung dengan Dinas Pendidikan dan para guru. Menurutnya, kegiatan ini membuka peluang besar bagi pengembangan pendidikan berbasis kreativitas yang berkelanjutan.

“Harapannya, workshop kolaborasi antara pelaku UMKM, dunia usaha, dan sektor pendidikan ini bisa meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Guru dapat mengaplikasikan keterampilan ini kepada siswa secara berkelanjutan, bahkan bisa menjadi peluang usaha sejak dini,” kata Fany.

Fany juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelatihan dilaksanakan secara gratis dengan dukungan penuh dari PT TIMAH Tbk. Peserta tidak dipungut biaya apa pun, sehingga guru dapat fokus mengikuti pelatihan dan menyerap materi secara optimal.

“Semua kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh PT TIMAH Tbk. Peserta tidak dipungut biaya apa pun. Kami ingin berbagi keterampilan dan pengalaman kepada para guru,” tambahnya.

Pelatihan meronce ini mengangkat tema pembuatan gelang bermotif matahari dengan teknik yang sederhana namun memiliki nilai estetika tinggi. Produk yang diperkenalkan mengusung unsur etnik dan budaya lokal, tetapi tetap mengikuti tren kerajinan modern, sehingga relevan untuk dikembangkan dalam pembelajaran maupun kegiatan wirausaha.

Salah satu peserta, Alisa, Guru SMP Negeri 3 Pangkalpinang, mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan wawasan baru dalam pengembangan mata pelajaran prakarya di sekolah.

“Kalau ada kegiatan seperti ini tentu lebih mantap, karena menambah ilmu. Selama ini prakarya masih terbatas, padahal sebenarnya bisa dikembangkan dan bahkan menjadi peluang promosi produk kreatif. Kami juga jadi tahu bahwa bahan-bahan di sekitar bisa dimanfaatkan untuk kerajinan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, PT TIMAH Tbk menegaskan perannya tidak hanya sebagai pembina UMKM dalam bentuk pendanaan dan promosi, tetapi juga sebagai penggerak kolaborasi yang menghadirkan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat secara luas. Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk menciptakan ekosistem pendidikan dan UMKM yang kreatif, mandiri, dan berkelanjutan. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *