
KBOBABEL.COM (BELITUNG) — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dengan melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 2 Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin (6/4/2026). Selasa (7/4/2026)
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam memastikan mutu pendidikan vokasi terus meningkat, sekaligus mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi para tenaga pendidik di lapangan.

Dalam agenda tersebut, Gubernur Hidayat meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah. Ia berkeliling melihat ruang kelas, fasilitas praktik, hingga lingkungan sekolah yang dinilainya tertata rapi dan kondusif untuk proses belajar mengajar.
“Alhamdulillah, sekolah ini terakreditasi A dan kondisinya sangat baik. Lingkungannya juga bagus dan nyaman. Ini harus terus dipertahankan,” ujar Hidayat saat memberikan penilaian terhadap kondisi sekolah.
Menurutnya, kualitas lingkungan belajar yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Oleh karena itu, ia mendorong pihak sekolah untuk terus menjaga dan meningkatkan standar yang telah dicapai.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya peran sekolah kejuruan dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia industri. Ia berharap SMK Negeri 2 Tanjungpandan dapat terus melahirkan generasi muda yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
“Kita ingin SMK ini mencetak anak-anak bangsa yang siap, terampil, dan handal. Mereka harus mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.
Tidak hanya meninjau fasilitas, Gubernur Hidayat juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para guru. Dalam sesi tersebut, ia membuka ruang bagi tenaga pendidik untuk menyampaikan aspirasi maupun kendala yang dihadapi selama menjalankan tugas.
Salah satu momen yang menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut adalah ketika seorang guru Bahasa Indonesia, Yuliardi Rudian, menyampaikan keluhannya terkait kondisi keluarga. Ia mengungkapkan telah lama menjalani hubungan jarak jauh dengan istrinya yang bertugas di Pangkalpinang.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Hidayat langsung memberikan respons cepat. Ia menyatakan akan segera memproses pemindahan tugas agar pasangan tersebut dapat kembali tinggal bersama di Belitung.
“Tadi ada keluhan dari seorang guru yang sudah tahunan mengajar di Belitung, sementara istrinya berada di Pangkalpinang. Besok akan kita pindahkan ke sini. Inilah gunanya gubernur turun langsung ke lapangan, untuk melihat fakta dan mengambil keputusan,” kata Hidayat.
Langkah cepat tersebut disambut haru oleh Yuliardi. Ia mengaku telah berulang kali mengajukan permohonan mutasi, namun belum membuahkan hasil.
“Kalau pengajuan pindah memang sudah sembilan kali,” ungkapnya.
Yuliardi menjelaskan, awalnya sang istri bertugas di SMK Negeri 1 Sijuk. Namun, pada tahun 2023, istrinya mendapatkan surat keputusan mutasi ke SMK Negeri 4 Pangkalpinang, sehingga mereka harus menjalani kehidupan terpisah selama kurang lebih tiga tahun.
Ia berharap, dengan adanya perhatian langsung dari Gubernur, proses pemindahan tersebut dapat segera terealisasi sehingga keluarganya bisa kembali berkumpul.
“Saya sangat bersyukur atas respons cepat dari Pak Gubernur. Mudah-mudahan ini bisa segera terwujud,” ujarnya penuh harap.
Gubernur Hidayat menegaskan bahwa kunjungan kerja seperti ini bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menyelesaikan persoalan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
Menurutnya, banyak persoalan di lapangan yang tidak akan terungkap tanpa adanya interaksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk terus turun ke lapangan guna memastikan setiap kebijakan berjalan tepat sasaran.
“Kita ingin semua persoalan, baik itu fasilitas, kualitas pembelajaran, maupun kesejahteraan tenaga pendidik, bisa ditangani dengan baik. Pemerintah harus hadir dan memberikan solusi,” tegasnya.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur, sistem pembelajaran, hingga kesejahteraan tenaga pendidik.
Dengan pendekatan langsung seperti ini, diharapkan berbagai persoalan di dunia pendidikan dapat segera diatasi, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas serta siap menghadapi tantangan masa depan. (M. Zen/KBO Babel)











