KBOBABEL.COM (BATAM) — Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menorehkan prestasi di tingkat regional Sumatera. Kota Pangkalpinang berhasil meraih peringkat ketiga terbaik dalam kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera. Kamis (13/8/2026)
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Forum Komunikasi Pemerintah Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Kota Batam, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian.
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, S.E., M.M., hadir mewakili Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk menerima penghargaan tersebut. Dalam kesempatan itu, Dessy didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pangkalpinang, Syarli Nopriansyah, S.STP., M.P.
Atas prestasi tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang memperoleh insentif fiskal sebesar Rp1 miliar. Insentif itu menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah yang dinilai mampu menunjukkan kinerja positif dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pemberian insentif fiskal tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.
Masuk Tiga Besar Regional Sumatera
Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera, pemerintah daerah dinilai melalui sejumlah kategori yang berkaitan langsung dengan kualitas pembangunan dan pelayanan publik.
Empat kategori yang menjadi fokus penilaian meliputi Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, serta Implementasi Program 3 Juta Rumah.
Untuk kategori kesehatan, penilaian antara lain memperhatikan aspek pemerataan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan serta upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu fasilitas kesehatan dasar.
Capaian Pangkalpinang menjadi prestasi penting karena penilaian dilakukan dalam lingkup Regional Sumatera yang mencakup 10 provinsi dan 154 kabupaten/kota, terdiri dari 120 kabupaten dan 34 kota.
Dengan menempati posisi ketiga pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Pangkalpinang mampu menunjukkan kinerja pelayanan kesehatan yang dinilai positif di tengah persaingan antardaerah di wilayah Sumatera.
Penghargaan tersebut juga menjadi gambaran atas berbagai upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam meningkatkan pelayanan kesehatan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.
Dessy Sebut Hasil Kerja Kolektif
Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Menurut Dessy, prestasi tersebut bukan merupakan hasil kerja satu perangkat daerah saja. Capaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh organisasi perangkat daerah, khususnya jajaran Dinas Kesehatan yang selama ini menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah, khususnya Dinas Kesehatan. Penghargaan ini tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Pangkalpinang,” ujar Dessy.
Ia menegaskan, penghargaan yang diterima tidak boleh hanya dipandang sebagai pencapaian administratif pemerintah daerah. Lebih dari itu, capaian tersebut harus menjadi pemacu untuk terus melakukan pembenahan dan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah, berkualitas, serta memberikan manfaat secara langsung.
Menurutnya, keberhasilan masuk tiga besar regional Sumatera harus menjadi momentum untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Pangkalpinang.
Pemerintah Kota Pangkalpinang juga berkomitmen menjadikan penghargaan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki berbagai aspek pelayanan kesehatan. Perbaikan diharapkan tidak hanya menyangkut fasilitas, tetapi juga kualitas pelayanan dan kemudahan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan dasar.
Insentif Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan
Perolehan insentif fiskal sebesar Rp1 miliar menjadi tambahan motivasi bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk mempertahankan kinerja positif. Insentif tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah pusat atas capaian daerah dalam indikator yang telah ditetapkan.
Bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang, penghargaan dan insentif tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Prestasi ini sekaligus menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk tidak berpuas diri. Dengan masuknya Pangkalpinang dalam tiga besar regional Sumatera, peningkatan kualitas layanan kesehatan harus terus dilanjutkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan menjadi pijakan untuk meningkatkan kinerja pada masa mendatang, khususnya dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah diakses, berkualitas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penghargaan tingkat regional Sumatera tersebut pun menjadi bukti bahwa upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik mendapat perhatian dan apresiasi dari pemerintah pusat. (M.Zen/KBO Babel)

















