KBOBABEL.COM (BANGKA) – Staf Khusus Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Bidang Pertahanan, Letnan Jenderal TNI (Purn) Yoedhi Swastanto, menegaskan bahwa kehadirannya di Kabupaten Bangka dalam rangka pemantauan Pilkada Ulang 2025 bukan untuk mengambil alih peran teknis penyelenggara pemilu. Selasa (26/8/2025)
Hal itu disampaikan Yoedhi dalam kunjungannya yang sekaligus menjadi tindak lanjut pembentukan desk khusus Pilkada oleh Menko Polkam. Menurutnya, desk tersebut hanya bersifat koordinatif dan pemantauan, bukan pengambilalihan tugas yang menjadi kewenangan KPU maupun Bawaslu.
“Jadi kami tidak mengambil alih, tapi hanya memantau, mensinergikan, dan juga memberikan rekomendasi strategis langkah-langkah apa yang harus ditempuh, agar penyelenggara ini mencerminkan aspek demokratis,” jelas Yoedhi, Senin (25/8/2025).
Ia menambahkan, pembentukan desk Pilkada oleh Menko Polkam dimaksudkan untuk memastikan bahwa pelaksanaan Pilkada Ulang di Bangka maupun Pangkalpinang dapat berlangsung secara demokratis, berintegritas, serta menjunjung tinggi asas keadilan dan supremasi hukum.
Yoedhi juga menekankan bahwa seluruh fungsi teknis pemilu tetap sepenuhnya berada di bawah kewenangan KPU dan Bawaslu. Pemerintah pusat, kata dia, hadir sebatas untuk memastikan adanya sinergi antar-lembaga serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.
“Kami sampaikan bahwa Menko Polkam membentuk desk penyelenggara Pilkada secara teknis tidak mengambil alih peran teknis perangkat yang sudah ada, tidak sama sekali,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yoedhi menilai koordinasi antara penyelenggara dan berbagai pihak terkait sudah berjalan baik. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi terhadap paparan teknis yang dilakukan penyelenggara di lapangan.
“Dengan adanya paparan tadi mencerminkan sinergitas antar pelaku penyelenggara pemilu ini sudah berjalan dengan baik. Nah, bagaimana dengan partisipasi masyarakat? Maka kami harapkan masyarakat berkeinginan juga untuk berpartisipasi aktif,” harapnya.
Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat merupakan kunci keberhasilan Pilkada Ulang 2025. Menurutnya, peran aktif masyarakat dalam menyalurkan hak pilih akan menentukan legitimasi hasil pemilu serta memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di daerah.
Yoedhi berharap seluruh pihak dapat menjaga iklim demokrasi yang sehat pada Pilkada Ulang 2025 ini. Ia mengajak masyarakat Bangka dan Pangkalpinang untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak, serta mendukung terciptanya suasana yang kondusif hingga selesainya seluruh tahapan. (Sumber: Negerilaskarpelangi.com, Editor: KBO Babel)