Pemerintah Bangka Barat Menghadiri Peluncuran Program UHC Prioritas

Pemprov Babel dan BPJS Kesehatan Resmikan Program UHC Prioritas untuk Akses Kesehatan Merata

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan resmi meluncurkan Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (6/10/2025).  Rabu (8/10/2025)

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Deputi BPJS Kesehatan Wilayah III, serta perwakilan rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan dari seluruh kabupaten/kota di Negeri Serumpun Sebalai, termasuk Bupati Bangka Barat, Markus.

banner 336x280

Peluncuran program ini menjadi momentum penting dalam upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat Babel tanpa terkecuali. Melalui UHC Prioritas, pemerintah daerah berkomitmen memastikan setiap warga Babel mendapatkan jaminan kesehatan yang layak, mudah diakses, dan sesuai dengan prinsip pemerataan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto, dalam sambutannya yang mewakili Gubernur Hidayat Arsani, menyampaikan bahwa UHC merupakan bagian penting dari pembangunan kesehatan nasional. Program ini juga menjadi prioritas strategis Pemprov Babel untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

“UHC bukan hanya soal jaminan kesehatan, tapi juga bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses pelayanan kesehatan. Tentunya kita mengharapkan dengan adanya UHC Prioritas ini, dapat menjadi percepatan akses dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kita,” ujar Fery.

Ia menambahkan, pemerintah provinsi akan terus memperkuat kolaborasi dengan BPJS Kesehatan, kabupaten/kota, serta seluruh fasilitas kesehatan agar implementasi UHC di Babel berjalan optimal. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat menuju sistem kesehatan daerah yang tangguh, transparan, dan berkeadilan.

“Pemerintah akan terus mendorong sinergi antar sektor untuk memastikan pelaksanaan UHC tidak hanya sekadar target administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Babel Capai 82,57% Kepesertaan JKN

Sementara itu, Deputi Direksi Wilayah III BPJS Kesehatan, Yudi Bastia, menyampaikan capaian membanggakan yang telah diraih Babel dalam kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hingga 1 September 2025, Babel telah mencatatkan 82,57% atau setara dengan 1.279.501 jiwa dari total jumlah penduduk sebagai peserta aktif JKN.

“Untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sampai dengan 1 September 2025, cakupan kepesertaan aktif JKN telah mencapai 82,57%. Artinya, Babel telah masuk dalam kategori Indonesia Universal Health Coverage (UHC),” jelas Yudi.

Menurut Yudi, pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program JKN-KIS serta kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan kesehatan. Namun demikian, BPJS Kesehatan menekankan perlunya peningkatan layanan dan optimalisasi fasilitas kesehatan agar kualitas pelayanan tetap seimbang dengan pertumbuhan peserta.

“Pencapaian UHC ini merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan. Namun pekerjaan belum selesai. Fokus kita sekarang adalah menjaga kualitas layanan dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari sistem jaminan kesehatan nasional,” ungkapnya.

Komitmen Lanjutkan Sinergi Layanan Kesehatan

Program UHC Prioritas di Babel juga mencakup penguatan sistem digitalisasi layanan kesehatan, peningkatan kapasitas tenaga medis, serta penataan sistem rujukan antar fasilitas kesehatan. Dengan demikian, warga dapat memperoleh pelayanan lebih cepat, efektif, dan efisien di seluruh wilayah kepulauan.

Pemprov Babel dan BPJS Kesehatan berencana melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan efektivitas program ini di tingkat kabupaten/kota. Setiap daerah diharapkan dapat menyesuaikan kebijakan dan anggaran untuk mendukung pencapaian UHC secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Babel optimis mampu mewujudkan sistem kesehatan yang berdaya saing dan adaptif terhadap tantangan zaman. Dengan target 100% cakupan kepesertaan JKN pada tahun mendatang, Babel bertekad menjadi salah satu provinsi dengan implementasi UHC terbaik di Indonesia.

“Dengan UHC Prioritas ini, kita ingin memastikan bahwa masyarakat Babel tidak hanya terlindungi secara administratif, tetapi juga benar-benar merasakan manfaat nyata dari layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas,” tutup Fery. (Zulfikar/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *