Pemkab Bangka Barat Desak ASDP Percepat Pembangunan Dermaga Kedua Tanjung Kalian

Bangka Barat Tagih Komitmen ASDP Bangun Dermaga Baru untuk Atasi Penumpukan Kendaraan

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat terus mendorong PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk segera merealisasikan pembangunan dermaga kedua di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok. Upaya percepatan ini dinilai penting untuk meningkatkan kelancaran arus transportasi laut menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan, serta mengurai penumpukan kendaraan yang selama ini kerap terjadi. Rabu (19/11/2025)

Bupati Bangka Barat, Markus, mengatakan bahwa kebutuhan akan dermaga tambahan sudah sangat mendesak mengingat tingginya mobilitas kendaraan dan logistik yang bergantung pada jalur penyeberangan tersebut. Menurutnya, selama ini Pelabuhan Tanjung Kalian menjadi salah satu titik vital distribusi barang dan transportasi masyarakat di Bangka Belitung.

banner 336x280

“Baru-baru ini kami berkunjung ke ASDP Pusat untuk menyampaikan harapan Pemkab Bangka Barat agar pihak ASDP bisa membangun dermaga yang kedua di Pelabuhan Tanjung Kalian,” ujar Markus saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa pihak ASDP menyambut baik rencana tersebut, namun pembangunan dermaga kedua masih menunggu penyelesaian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Proses ini harus diselesaikan sebagai persyaratan utama sebelum memasuki tahap konstruksi.

“Kejelasan dari pihak ASDP saat ini masih proses Amdal. Harapan kami setelah proses Amdal selesai, pembangunan bisa segera dilaksanakan,” lanjutnya.

Dampak Positif Dermaga Kedua

Bupati Markus menegaskan bahwa keberadaan dermaga tambahan akan memberikan banyak manfaat, terutama bagi kelancaran aktivitas bongkar muat kendaraan. Selama ini, antrean panjang sering terjadi pada momen-momen tertentu seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta arus mudik Lebaran. Penumpukan kendaraan bahkan kerap mengular hingga keluar area pelabuhan.

Dengan adanya dermaga kedua, proses pelayanan kapal penyeberangan dipastikan akan lebih cepat. Waktu keberangkatan dapat dipangkas, dan arus logistik antara Bangka Belitung dan Sumatera Selatan dapat berjalan lebih efisien.

“Mudah-mudahan dermaga ini bisa mempersingkat waktu perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok ke Pelabuhan Tanjung Api-Api dan sebaliknya,” harap Markus.

Menurutnya, pelabuhan ini merupakan jalur utama masuknya berbagai kebutuhan pokok dan barang industri ke Pulau Bangka. Jika penyeberangan terganggu, dampaknya bisa berimbas pada harga barang maupun keterlambatan distribusi logistik.

Kurangi Risiko Penumpukan Kendaraan

Selama ini, kapasitas dermaga yang terbatas membuat penumpukan kendaraan menjadi masalah tahunan. Kondisi itu bukan hanya mengganggu kenyamanan pengguna jasa, tetapi juga memengaruhi kelancaran transportasi logistik.

Markus berharap pembangunan dermaga kedua dapat menjadi solusi permanen untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Ke depan kami berharap tidak ada lagi antrean kendaraan yang mengular hingga ke luar area pelabuhan akibat keterbatasan kapasitas,” tegasnya.

Selain dermaga tambahan, ia juga meminta ASDP untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen operasional, termasuk penjadwalan kapal dan optimalisasi fasilitas penumpang.

Pemkab Minta ASDP Percepat Proses Administrasi

Bupati Markus menekankan bahwa Pemkab Bangka Barat terus mendukung percepatan seluruh tahapan pembangunan. Ia meminta ASDP untuk mempercepat penyelesaian proses Amdal dan prosedur administratif lainnya agar proyek ini dapat segera berjalan.

“Harapan kami pihak ASDP segera memulai pembangunan dermaga itu. Perkiraannya setelah Amdal selesai, mudah-mudahan tidak lama lagi,” tutup Markus.

Dukungan Masyarakat dan Pelaku Usaha

Pembangunan dermaga kedua ini tidak hanya dinanti oleh pemerintah daerah, tetapi juga para pelaku usaha dan masyarakat yang menggantungkan aktivitas pada kelancaran transportasi laut. Pedagang, pengusaha logistik, sopir angkutan barang, dan warga umum menilai proyek tersebut sangat penting untuk efisiensi perjalanan dan stabilitas distribusi kebutuhan pokok.

Dermaga tambahan di Pelabuhan Tanjung Kalian diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang mampu meningkatkan kualitas layanan penyeberangan, mendukung aktivitas ekonomi regional, dan memperkuat konektivitas antara Bangka Belitung dan Sumatera Selatan. Dengan semakin tingginya arus pergerakan barang dan orang di wilayah tersebut, percepatan pembangunan menjadi kebutuhan mendesak demi mendorong kemajuan daerah secara keseluruhan. (Zulfikar/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *