
KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung melalui Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 22 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Kamis (26/2/2026). Jumat (27/2/2026)
Pelantikan tersebut dilaksanakan atas nama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, dan menjadi bagian dari langkah penyegaran organisasi sekaligus penguatan tata kelola birokrasi di lingkungan Pemprov Babel.

Dalam arahannya, Pj Sekda Fery Afriyanto menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan secara moral dan profesional. Ia mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan formalitas belaka, tetapi janji yang mengikat kepada Tuhan, negara, dan masyarakat.
“Pelantikan ini adalah momentum penting yang mengandung makna tanggung jawab moral, profesional, dan integritas. Sumpah yang diucapkan adalah janji kepada Allah SWT, negara, dan masyarakat yang harus diimplementasikan dalam tindakan nyata,” tegas Fery di hadapan para pejabat yang dilantik.
Proses Sesuai Mekanisme dan Regulasi
Fery memastikan bahwa seluruh proses mutasi dan promosi jabatan telah melalui mekanisme serta tahapan administratif yang ketat. Pemerintah Provinsi Babel, kata dia, tidak mengambil langkah tanpa landasan hukum yang jelas.
Ia menjelaskan bahwa pengangkatan para pejabat tersebut telah mendapatkan persetujuan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dengan demikian, seluruh administrasi jabatan dipastikan telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Langkah ini, menurutnya, menjadi bagian dari komitmen Pemprov Babel dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis sistem merit. Profesionalisme birokrasi menjadi prioritas utama guna menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.
Penekanan pada Kontrak Kinerja
Berbeda dari pelantikan sebelumnya, kali ini prosesi juga disertai dengan penandatanganan kontrak kinerja oleh para pejabat yang dilantik. Kontrak kinerja tersebut berisi target dan indikator yang harus dicapai sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing jabatan.
Menurut Fery, kontrak kinerja merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap pejabat memiliki parameter yang jelas dalam bekerja. Dengan adanya target terukur, evaluasi kinerja dapat dilakukan secara objektif dan berkala.
“Fokus kita adalah hasil kerja nyata. Dengan kontrak kinerja, setiap pejabat memiliki tanggung jawab yang terukur dan dapat dievaluasi secara transparan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa budaya kerja berbasis capaian kinerja harus menjadi karakter birokrasi modern. Aparatur sipil negara dituntut tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi mampu menghadirkan inovasi dan solusi atas berbagai persoalan pelayanan publik.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Dari 22 pejabat yang dilantik, beberapa di antaranya menempati posisi strategis di perangkat daerah. Fitriansyah dipercaya menjabat Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Babel. Vesriana dilantik sebagai Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Babel.
Sementara itu, Suyatno Setia Putra mengemban tugas sebagai Kepala Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) wilayah Belitung Timur. Penempatan pejabat pada posisi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur, perencanaan daerah, dan pengelolaan sumber daya energi.
Dorongan Percepatan Pembangunan
Di akhir sambutannya, Pj Sekda Fery Afriyanto berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing dan menunjukkan dedikasi tinggi. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim serta komunikasi efektif antarperangkat daerah guna mendorong percepatan pembangunan.
Optimalisasi peran pejabat administrator dan pengawas dinilai sangat strategis karena berada di lini tengah birokrasi yang bersentuhan langsung dengan pelaksanaan program dan pelayanan publik. Kinerja yang solid di tingkat ini akan menjadi motor penggerak roda pemerintahan yang lebih efektif dan responsif.
“Kami ingin pelayanan kepada masyarakat diberikan secara maksimal. Tunjukkan kinerja terbaik untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan,” tutup Fery.
Pelantikan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemprov Babel terus melakukan penataan birokrasi sebagai bagian dari reformasi tata kelola pemerintahan. Dengan integritas, profesionalisme, serta komitmen terhadap kontrak kinerja, diharapkan aparatur di Negeri Serumpun Sebalai mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung. (Mung Harsanto/KBO Babel)










