KBOBABEL.COM (BANGKA SELATAN) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan jajaran kepolisian melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Bangka Selatan. Jum’at (24/7/2026)
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan untuk memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, sidak juga bertujuan memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman serta pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Pengawasan dilakukan bersama Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, Wakapolres Bangka Selatan, serta Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan. Sejumlah SPBU menjadi lokasi pemantauan, di antaranya SPBU 24.331.71 Gadung dan SPBU 24.331.154 Bukit.
Kedua SPBU tersebut sebelumnya sempat mengalami antrean kendaraan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena antrean panjang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sekaligus menimbulkan kekhawatiran terkait ketersediaan BBM di wilayah tersebut.
Dalam sidak tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap proses penyaluran BBM kepada masyarakat. Pemeriksaan meliputi kesesuaian data QR Code, nomor polisi kendaraan, hingga kondisi fisik kendaraan yang melakukan pengisian BBM jenis Pertalite dan Biosolar.
Pengecekan tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap implementasi Program Subsidi Tepat. Melalui sistem tersebut, penyaluran BBM subsidi diharapkan dapat diberikan kepada masyarakat yang memang berhak menerima sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan pengawasan bersama pemerintah daerah dan kepolisian merupakan bentuk sinergi untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan tepat sasaran.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar penyaluran BBM subsidi dapat berjalan sesuai aturan sekaligus memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
“Pertamina mengapresiasi sinergi Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan Polres Bangka Selatan dalam melakukan pengawasan penyaluran BBM subsidi. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang optimal di SPBU,” kata Rusminto, Kamis (23/7/2026).
Dari hasil pemantauan di lapangan, Pertamina memastikan kondisi penyaluran BBM di sejumlah SPBU di Kabupaten Bangka Selatan berjalan dengan lancar dan kondusif. Pertamina juga memastikan stok BBM tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Kondisi penyaluran BBM di SPBU berjalan dengan baik dan stok BBM di wilayah Bangka Selatan tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Rusminto menjelaskan, Pertamina secara berkala melakukan penyaluran BBM ke masing-masing SPBU dengan mempertimbangkan kebutuhan di setiap wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus memastikan pelayanan kepada konsumen tetap berjalan optimal.
“Pertamina juga terus melakukan penyaluran secara berkala sesuai kebutuhan masing-masing SPBU agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” sambungnya.
Selain memastikan stok, Pertamina juga memantau perkembangan antrean kendaraan di sejumlah SPBU, khususnya di wilayah Toboali. Berdasarkan hasil pemantauan, antrean kendaraan yang sebelumnya cukup panjang mulai mengalami penurunan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa distribusi BBM di wilayah Bangka Selatan berangsur normal. Namun, Pertamina tetap melakukan pemantauan secara berkelanjutan guna mengantisipasi terjadinya peningkatan antrean maupun gangguan distribusi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid turut mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai dengan kebutuhan. Masyarakat juga diminta menggunakan BBM subsidi secara bijak dan mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Imbauan tersebut penting untuk menjaga ketersediaan BBM subsidi agar dapat dinikmati secara adil oleh masyarakat yang berhak. Penggunaan BBM subsidi secara berlebihan maupun tidak sesuai peruntukan berpotensi mengganggu distribusi dan menimbulkan antrean di SPBU.
Pertamina menegaskan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi akan terus dilakukan. Monitoring tidak hanya dilakukan melalui pengecekan langsung di lapangan, tetapi juga dengan memanfaatkan sistem digital untuk memantau distribusi dan transaksi BBM subsidi.
“Pertamina terus melakukan monitoring terhadap distribusi dan transaksi BBM subsidi melalui sistem digital serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan Polres Bangka Selatan guna menjaga penyaluran BBM subsidi sesuai peraturan yang berlaku,” tambah Rusminto.
Kolaborasi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat kepolisian diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi di Bangka Selatan. Dengan pengawasan yang dilakukan secara rutin, penyaluran BBM diharapkan tetap tepat sasaran, stok terjaga, serta masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang aman dan lancar di seluruh SPBU.
Pertamina juga mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM subsidi secara bijak dan melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan dalam proses penyaluran. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk membantu menciptakan distribusi BBM subsidi yang transparan, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Sumber : detiksumbagsel, Editor : KBO Babel)

















