KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT Timah Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus mendorong kreativitas generasi muda. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan menyalurkan bantuan kepada Komunitas Kreasi Pemuda Pangkalpinang berupa sarana dan prasarana untuk meningkatkan kegiatan pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi. Kamis (11/9/2025)
Komunitas Kreasi Pemuda Pangkalpinang selama ini dikenal sebagai kelompok yang konsisten mengolah sampah daur ulang. Sampah yang mereka kumpulkan tidak hanya ditangani sebatas pengurangan volume, tetapi diolah menjadi produk ramah lingkungan seperti paving block yang memiliki nilai jual. Langkah ini sejalan dengan komitmen PT Timah dalam melaksanakan pengelolaan lingkungan berkelanjutan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.
Bantuan yang diberikan perusahaan berupa dukungan pembangunan sarana dan prasarana, termasuk pendirian pondok produksi. Fasilitas ini nantinya difungsikan sebagai pusat pengolahan sekaligus tempat penyimpanan produk daur ulang. Keberadaan pondok produksi dianggap sangat strategis untuk mendukung pengembangan usaha komunitas tersebut agar lebih mandiri.
Melalui program ini, PT Timah yang merupakan anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID tidak hanya memberikan modal awal, tetapi juga membuka peluang bagi komunitas untuk membangun kemandirian jangka panjang. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat kapasitas produksi, mengurangi keterbatasan fasilitas, sekaligus menjawab kebutuhan pasar yang selama ini terhambat.
Ketua Komunitas Kreasi Pemuda Pangkalpinang sekaligus Founder Pondok Kreasi, Zulharansyah, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian PT Timah. Ia menilai, kehadiran pondok produksi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat peran komunitas dalam mengurangi sampah di lingkungan sekitar.
“Untuk bantuan ini, fokusnya memang ke sarana dan prasarana, salah satunya pembangunan pondok produksi. Kehadiran pondok ini juga sangat berdampak untuk mengurangi sampah melalui edukasi di bank sampah recycle waste,” jelas Zulharansyah.
Produk paving block yang selama ini mereka hasilkan sebenarnya sudah memiliki pasar. Namun, keterbatasan fasilitas produksi membuat pemenuhan permintaan konsumen kerap tertunda. Dengan adanya pondok produksi, komunitas ini optimistis bisa memproduksi secara massal dan menambah variasi produk ramah lingkungan lainnya.
Tidak hanya berhenti pada aktivitas produksi, Komunitas Kreasi Pemuda juga aktif melaksanakan program edukasi. Kegiatan ini menyasar sekolah-sekolah, masyarakat, hingga perusahaan dengan tujuan menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya pengelolaan sampah.
“Kami rutin melakukan edukasi ke SMA dan masyarakat. Harapannya, kerja sama dengan PT Timah dapat berlanjut, tidak hanya bantuan sekali, tapi juga kolaborasi berkelanjutan seperti pengelolaan bank sampah dan edukasi bagi karyawan PT Timah,” tambah Zulharansyah.
Sementara itu, Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan menegaskan bahwa dukungan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan sekaligus memberdayakan generasi muda.
“Bantuan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat peran pemuda dalam menggerakkan ekonomi kreatif berbasis daur ulang,” tutup Anggi.
Dengan adanya kolaborasi ini, PT Timah berharap komunitas pemuda di Pangkalpinang dapat menjadi motor penggerak dalam pengolahan sampah kreatif, yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

















