PT TIMAH Perkuat Ekosistem Kreatif Pemuda, Dari Festival Budaya hingga Workshop Musik

Dorong Generasi Muda Inovatif, PT TIMAH Hadirkan Dukungan Nyata di Berbagai Daerah

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kreativitas dan produktivitas generasi muda di wilayah operasional perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini menjadi salah satu strategi perusahaan untuk membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis potensi lokal. Jumat (17/4/2026)

Melalui berbagai inisiatif, PT TIMAH tidak hanya berfokus pada bantuan fisik, tetapi juga memberikan ruang pembinaan dan pengembangan kapasitas bagi para pemuda. Dukungan tersebut mencakup penyediaan sarana dan prasarana, pendampingan komunitas, hingga fasilitasi kegiatan kreatif di berbagai sektor seperti seni, budaya, dan olahraga.

banner 336x280

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendorong generasi muda agar lebih inovatif, produktif, dan mampu berkontribusi positif terhadap pembangunan daerah. Selain itu, keterlibatan pemuda dalam kegiatan kreatif dinilai mampu memperkuat identitas budaya lokal sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

Salah satu contoh nyata dukungan PT TIMAH terlihat dalam pelestarian budaya melalui Festival Lampu Colok di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Festival tahunan yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat ini kembali mendapat dukungan dari perusahaan, khususnya bagi kelompok pemuda di Kecamatan Kundur Barat.

Beberapa kelompok pemuda yang menerima dukungan di antaranya Ikatan Pemuda/Pemudi Layang, Ikatan Pemuda Kosonk Kobel Darat Desa Sawang Laut, serta Himpunan Pemuda Pemudi Mukalimus Kelurahan Sawang. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk mempersiapkan ornamen lampu colok yang menjadi daya tarik utama dalam festival.

Ketua Himpunan Pemuda Pemudi Mukalimus, Azyar, mengungkapkan bahwa kontribusi PT TIMAH sangat membantu masyarakat dalam menyukseskan kegiatan yang telah menjadi agenda rutin setiap tahun tersebut. Ia menyebutkan, bantuan digunakan untuk pemasangan lampu elektrik yang mulai dinyalakan sejak malam ke-27 Ramadan hingga perayaan Idulfitri.

“Tahun ini kami membuat gerbang berbentuk masjid yang dipasang di kawasan Pantai Mukalimus dan dihiasi lampu neon. Dukungan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Tidak hanya di bidang budaya, PT TIMAH juga aktif mendukung pengembangan kreativitas pemuda di sektor seni musik. Baru-baru ini, perusahaan mendukung Babel Bass Community dalam menyelenggarakan workshop musik bertajuk A Night of Collaboration.

Kegiatan tersebut menghadirkan Franky Sadikin, musisi sekaligus maestro asal Jakarta, yang berbagi ilmu dan pengalaman kepada para pelaku seni musik di Bangka Belitung. Kehadiran praktisi nasional ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas musikalitas serta membuka wawasan baru bagi komunitas lokal.

Ketua Pelaksana kegiatan, Anggi Yansyah, mengapresiasi dukungan PT TIMAH yang dinilai konsisten dalam membantu perkembangan seni di daerah.

“PT TIMAH sudah mensupport kegiatan kami. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut agar kegiatan seni di Bangka Belitung semakin berkembang,” ujarnya.

Selain seni dan budaya, perusahaan juga menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan pemuda melalui kegiatan olahraga. Salah satunya dengan mendukung turnamen bola voli Karang Taruna Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan.

Turnamen yang diikuti berbagai tim dari tingkat desa ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Ketua Panitia Karang Taruna Rias Cup I, Imam, menyebutkan bahwa dukungan PT TIMAH sangat berperan dalam kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, bantuan yang diberikan mencakup fasilitas, pembinaan, hingga penghargaan bagi para atlet, sehingga mampu meningkatkan semangat olahraga di kalangan pemuda.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat. Selama turnamen berlangsung, digelar bazar UMKM yang melibatkan sekitar 30 pelaku usaha lokal.

“Dampak sosial dan ekonomi sangat terasa. UMKM hidup, ekonomi bergerak, dan masyarakat sangat terbantu. Hingga kini dampak positifnya masih dirasakan oleh warga Desa Rias,” kata Imam.

Melalui berbagai program tersebut, PT TIMAH menunjukkan bahwa peran perusahaan tidak hanya sebatas aktivitas bisnis, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial masyarakat. Dengan terus mendorong kreativitas pemuda, PT TIMAH berharap dapat menciptakan generasi yang mandiri, inovatif, dan mampu membawa kemajuan bagi daerahnya. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *