KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Upaya pelestarian ekosistem laut dan pesisir terus menjadi perhatian PT TIMAH Tbk sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, PT TIMAH Tbk telah menenggelamkan sebanyak 45 unit coral garden atau kebun terumbu karang buatan di Pulau Putri dan Perairan Tuing, Kabupaten Bangka. Selasa (3/2/2026)
Program coral garden ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang berfokus pada pemulihan ekosistem bawah laut sekaligus mendorong manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Coral garden adalah struktur buatan yang ditempatkan di dasar laut dan dirancang sebagai media tumbuh terumbu karang secara alami. Struktur ini berfungsi sebagai habitat baru bagi berbagai biota laut seperti ikan, moluska, dan organisme laut lainnya, sehingga mampu meningkatkan keanekaragaman hayati dan produktivitas perairan.
Melalui penenggelaman coral garden secara berkelanjutan, PT TIMAH Tbk berupaya memperbaiki kondisi laut yang terdampak aktivitas manusia serta memperkuat daya dukung ekosistem pesisir. Terumbu karang buatan ini menjadi salah satu solusi rehabilitasi laut yang efektif karena mampu menciptakan ekosistem baru yang stabil dalam jangka panjang.
Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan program coral garden merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan laut dan pesisir.
“Penenggelaman coral garden ini merupakan bagian dari konsistensi dan komitmen perusahaan dalam mendukung kelestarian ekosistem laut dan pesisir. Program ini dirancang untuk membantu pemulihan biota laut sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Anggi, program coral garden tidak hanya berorientasi pada aspek konservasi lingkungan, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan. Dengan meningkatnya populasi ikan di sekitar coral garden, nelayan dapat memperoleh hasil tangkapan yang lebih baik tanpa harus melaut terlalu jauh.
“Struktur coral garden menarik ikan dan biota laut sehingga nelayan bisa melaut lebih dekat. Ini tentu menghemat biaya operasional seperti bahan bakar serta mengurangi risiko selama melaut,” jelasnya.
Selain manfaat ekologis dan ekonomi, PT TIMAH Tbk juga melibatkan masyarakat lokal dalam setiap tahapan program, mulai dari pembuatan struktur, proses penenggelaman, hingga pemantauan perkembangan terumbu karang. Keterlibatan ini membuka peluang kerja sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi warga pesisir.
Manfaat program ini telah dirasakan langsung oleh nelayan setempat. Ramadan, nelayan asal Penyusuk, mengaku keberadaan coral garden membantu meningkatkan hasil tangkapannya.
“Yang paling dirasakan itu kita tidak perlu jauh-jauh lagi melaut, karena coral garden ini ditenggelamkan hanya sekitar satu mil dari laut. Ikan-ikannya juga banyak seperti kakap merah. Kita jadi lebih hemat BBM,” katanya.
Tak hanya bagi nelayan, coral garden juga membuka peluang baru di sektor pariwisata bahari. Struktur terumbu karang buatan yang berkembang menjadi habitat alami kini menjadi daya tarik wisata untuk aktivitas snorkeling dan diving.
Rama, pelaku wisata bahari di kawasan Pantai Penyusuk, mengatakan kehadiran coral garden sangat membantu dalam mengembangkan wisata bawah laut.
“Saya sering membawa wisatawan ke Pulau Putri. Dengan adanya spot coral garden, kita bisa menunjukkan lokasi snorkeling yang bagus, wisatawan bisa langsung melihat ikan-ikan dan terumbu karang. Harapannya program ini bisa terus berlanjut dan jumlah coral garden semakin banyak,” ujarnya.
Program coral garden PT TIMAH Tbk sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan. Melalui program ini, perusahaan tidak hanya berfokus pada keberlanjutan usaha, tetapi juga memastikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan penenggelaman 45 unit coral garden sepanjang 2025, PT TIMAH Tbk menegaskan perannya sebagai perusahaan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan demi generasi masa depan. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)










