
KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — PT TIMAH Tbk kembali menunjukkan komitmen sosialnya dalam mendukung kehidupan keagamaan masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Menjelang perayaan Natal 2025, perusahaan pelat merah ini menyerahkan bantuan pembangunan Rumah Duka Bakti Kasih milik Gereja Katolik Paroki Santa Perawan Maria Pelindung Para Pelaut yang berada di Kelurahan Menjelang, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Sabtu (13/12/2025)
Rumah Duka Bakti Kasih merupakan fasilitas pesemayaman yang telah lama diharapkan umat Katolik setempat. Selama ini, pembangunan rumah duka dilakukan secara swadaya oleh umat gereja. Namun keterbatasan dana membuat proses pembangunannya berjalan bertahap dan membutuhkan waktu cukup lama hingga akhirnya memasuki tahap penyelesaian.

Bantuan pembangunan tersebut diserahkan langsung oleh Division Head Processing and Refinery PT TIMAH Tbk, Sofian Simangunsong, kepada Pastor Raymond selaku pimpinan Paroki Santa Perawan Maria Pelindung Para Pelaut. Prosesi penyerahan bantuan turut disaksikan Ketua Panitia Pembangunan Rumah Duka Bakti Kasih, Gunawan, dan berlangsung di Guest House Mentok pada Rabu, 10 Desember 2025.
Pastor PT TIMAHRaymond menjelaskan bahwa keberadaan rumah duka sangat penting bagi umat, khususnya bagi keluarga yang tinggal jauh dari pusat kota Mentok. Menurutnya, selama ini banyak umat mengalami kesulitan saat anggota keluarga meninggal dunia karena tidak memiliki tempat yang layak untuk menyemayamkan jenazah sebelum prosesi pemakaman dilakukan.
“Rumah duka menyediakan tempat yang layak, tenang, dan manusiawi untuk mengurus jenazah secara profesional serta mendampingi keluarga yang sedang berduka. Fasilitas ini menjadi kebutuhan penting agar proses penghormatan terakhir dapat berlangsung dengan lebih tertib dan bermartabat,” ujar Pastor Raymond.
Ia menambahkan, kehadiran Rumah Duka Bakti Kasih juga menjadi solusi bagi umat yang tidak memiliki rumah atau kerabat di wilayah Mentok. Dengan adanya fasilitas ini, gereja dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada umat tanpa terkendala jarak dan kondisi ekonomi.
“Karena itu, gereja berupaya menyediakan tempat bagi umat yang tinggal jauh dan tidak memiliki tempat menetap di Mentok. Kami sangat bersyukur karena pembangunan rumah duka ini akhirnya bisa terwujud dengan dukungan berbagai pihak,” tambahnya.
Pastor Raymond juga menyampaikan apresiasi dan doa khusus kepada PT TIMAH Tbk atas kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan umat.
“Kami dari Gereja Katolik mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH Tbk yang telah membantu pembangunan rumah duka ini. Semoga PT TIMAH Tbk selalu dimudahkan dan terus sukses dalam menjalankan usahanya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Rumah Duka Bakti Kasih, Gunawan, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan rumah duka sebenarnya telah dirintis sejak beberapa tahun lalu. Namun, pandemi COVID-19 dan keterbatasan dana membuat realisasi pembangunan sempat tertunda cukup lama.
“Pembangunan baru berjalan sekitar tiga bulan terakhir. Bantuan dari PT TIMAH Tbk ini sangat berarti bagi kami dan menjadi dorongan besar agar proses penyelesaian rumah duka bisa dipercepat,” kata Gunawan.
Ia berharap, dengan dukungan tersebut, Rumah Duka Bakti Kasih dapat segera difungsikan dan dimanfaatkan oleh umat yang membutuhkan. Menurutnya, kehadiran fasilitas ini bukan hanya menjadi sarana pelayanan gereja, tetapi juga wujud kepedulian sosial yang memperkuat kebersamaan lintas pihak di Bangka Barat. Keberadaan rumah duka ini diharapkan memperkuat solidaritas umat, nilai kemanusiaan, serta kolaborasi berkelanjutan antara perusahaan dan masyarakat secara inklusif berkelanjutan. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)








